Kompas.com - 25/09/2021, 17:05 WIB
Ilustrasi infertilitas tommaso79Ilustrasi infertilitas

KOMPAS.com - Infertilitas merupakan gangguan kesuburan pada pasangan. Kondisi ini bisa menyulitkan pasangan untuk memperoleh kehamilan.

Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, MPH, Sp.OG-KEFR, Dokter Spesialis Kebidanan Kandungan dalam webinar Embrio Normal untuk Kehamilan Sehat yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Pondok Indah, Kamis (23/9/2021), mengatakan bahwa infertilitas bisa terjadi pada pria dan wanita.

Adapun penyebab terjadinya infertilitas pada pria dan wanita adalah sebagai berikut.

Baca juga: 3 Cara Dokter Mendeteksi Infertilitas, Gangguan Kesuburan Suami Istri

Infertilitas pada pria

Melalui presentasinya, Prof. Budi menunjukkan data bahwa sebanyak 35 persen penyebab infertilitas adalah karena faktor kualitas sperma.

Pekerjaan yang terpapar temperatur tinggi bisa memberikan efek negatif terhadap kualitas sperma.

Tidak hanya itu, kualitas sperma juga bisa dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Prof. Budi menambahkan, kegiatan mandi sauna atau berendam air hangat juga bisa memperburuk kualitas sperma.

Bahkan, kualitas sperma bisa dipengaruhi oleh aktivitas ringan seperti menonton televisi, yang dilakukan lebih dari 40 jam selama seminggu.

Biasanya, fragmentasi DNA sperma normal ditunjukkan dengan adanya big halo atau moderate halo yang hanya dapat dilihat melalui pemeriksaan laboratorium melalui halo test.

Sedangkan pada sperma yang terfragmentasi atau tidak normal dicirikan dengan very small halo hingga no halo.

Faktor lain penyebab infertilitas pada pria kemungkinan dikarenakan azoospermia, kondisi tidak ditemukannya sperma pada air mani saat ejakulasi.

Perlu untuk menjalani uji fruktosa, guna mengetahui apakah azoospermia penyebab infertilitas ini dikarenakan oleh faktor produksi atau distribusi. Tujuannya adalah agar segera mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca juga: Sulit Hamil, Bisa Jadi Pria yang Alami Infertilitas

 

Infertilitas pada wanita

Sementara pada wanita, infertilitas dipengaruhi oleh faktor usia. Hal ini dikarenakan kualitas sel telur kian menurun seiring bertambahnya usia.

Kualitas sel telur nantinya juga akan berpengaruh pada kualitas embrio saat terjadi pembuahan.

Wanita dengan usia di bawah 35 tahun membutuhkan empat sel telur berkualitas untuk menghasilkan satu embrio berkualitas.

Sementara, wanita berusia di antara 35 sampai 42 tahun, membutuhkan sebanyak lima sampai sepuluh sel telur berkualitas hanya untuk menghasilkan satu embrio berkualitas.

Selain itu, aktivitas fisik yang berlebihan seperti olahraga dengan intensitas tinggi ternyata juga tidak baik untuk kualitas sel telur.

Karenanya, Prof. Budi menyarankan bagi calon ibu yang sedang melakukan program hamil, agar menghindari olahraga berat atau aktivitas fisik yang berlebihan terlebih dahulu.

Jika pasangan suami istri telah berhubungan intim secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi selama satu tahun, tetapi belum berhasil menciptakan kehamilan, ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Baca juga: 3 Terapi Ini Cocok untuk Pasangan Infertilitas Idiopatik, Susah Hamil Tanpa Sebab

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.