Kompas.com - 22/09/2021, 20:15 WIB
Ilustrasi bunuh diri punchng.comIlustrasi bunuh diri

KOMPAS.com - Ahli mengatakan, bahwa kasus bunuh diri masih terus meningkat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Apalagi, bunuh diri merupakan tindakan yang bisa menular. Meski demikian, tindakan ini masih dapat dicegah.

Menurut Asosiasi Internasional untuk Pencegahan Bunuh Diri, setiap 40 detik, seseorang melakukan bunuh diri di seluruh dunia.

Hal ini sama dengan sekitar 800.000 kejadian bunuh diri setiap tahunnya.

Baca juga: Bunuh Diri Bisa Menular, Ini Penjelasan Peneliti Kesehatan Mental

Lebih dari 75 persen kasus bunuh diri terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (IASP 2021).

Sementara itu, berdasarkan data Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza (P2MKJN) 2019, Kementerian Kesehatan RI menyatakan, di Indonesia terdapat lebih dari 16.000 kasus bunuh diri setiap tahunnya.

Peneliti Kesehatan Mental dalam Pencegahan Bunuh Diri, sekaligus pendiri Emotional Health for All, Dr Sandersan Onie mengatakan, data menunjukkan bahwa jika seseorang terekspos ke kasus bunuh diri, apalagi yang dekat dengan mereka, risiko mereka untuk melakukan bunuh diri juga meningkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Upaya bunuh diri dapat menular, khususnya mereka yang berada di sekitar individu yang bunuh diri," kata Sandersan dalam diskusi daring bertajuk  Menciptakan Harapan Melalui Aksi Nyata, Sabtu (11/9/2021).

Hal itu dikarenakan, cerita tentang bunuh diri yang seolah ringan dihadapi individu yang bunuh diri, akan membuat mereka yang berada di sekitarnya merasa tindakan tersebut wajar saja.

Dengan kata lain, bunuh diri bisa membentuk pola pikir, bahwa tindakan itu bisa menjadi solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi.

Terlebih saat mereka mengalami beberapa hal, yang mendorong seseorang beride untuk melakukan bunuh diri.

Faktor penyebab bunuh diri

Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia, Dr Indria Laksmi Gamayanti, MSi.,Psikolog mengatakan, berdasarkan hasil riset IPK, angka kasus bunuh diri di Indonesia ini terus meningkat, terlebih lagi dalam situasi pandemi.

"Kami menemukan adanya peningkatan mereka yang mengalami gangguan psikologis, rentan stres, depresi, bahkan terancam bunuh diri," kata Indria.

Namun selain kasus bunuh diri itu sendiri, ternyata berdasarkan penelitiannya, untuk setiap kematian bunuh diri, kemungkinan ada 29 upaya serupa.

"Percobaan bunuh diri bisa sampai 25-30 kali lebih banyak dari kasus bunuh diri," kata Sandersan.

Baca juga: jangan Abaikan, Ketahui 7 Orang yang Rentan Melakukan Bunuh Diri

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.