Kompas.com - 20/09/2021, 17:33 WIB
Ilustrasi teori Pancasila KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi teori Pancasila

KOMPAS.comDasar negara Indonesia adalah pancasila. Pancasila memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya menjadi pancasila yang kita kenal hari ini.

Sejarah pancasila

Pada 1 Juni 1945, Soekarno berpidato dalam sidang BPUPKI pertama mengenai rumusan dasar negara Indonesia. Rumusan tersebut dinamakan “Pancasila”.

Pancasila diambil dari bahsa Sansekerta panca yang berarti lima dan syila yang berarti alas atau dasar. Sedangkan menurut huruf Dewanagari, syiila memiliki arti peraturan tingkah laku yang baik.

Lima asas tersebut, yaitu: nasionalisme atau kebangkitan nasional, internasionalisme atau peri kemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan ketuhanan yang berkebudayaan.

Perumusan pancasila dilakukan dua kali, pada sidang BPUPKI pertama dan sidang BPUPKI kedua. Sidang BPUPKI kedua dilaksanakan tanggal 10 sampai 16 Juli 1945.

Pada 18 Agustus 1945, diselenggarakan sidang PPKI. Pada sidang inilah pancasila disahkan sebagai dasar negara Indonesia. Walaupun baru disahkan, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya telah diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia.

Pancasila tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan diresmikan dalam Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Pancasila tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 di alinea keempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Makna Simbol Pancasila, Sila Pertama hingga Kelima

Isi pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut:

  1. Ketuhanan yang maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Fungsi pancasila

Fungsi pancasila dibagi menjadi dua, yaitu fungsi pokok dan fungsi lainnya.

Fungsi pokok

  1. Sebagai dasar penyelenggaraan Negara yang memellihara budi pekerti dan moral
  2. Sebagai sumber nilai bagi bangsa dan Negara Indonesia
  3. Sebagai sumber hukum dari segala hukum.

Fungsi lain

  1. Sebagai pandangan hidup dalam kehidupan sehari-hari
  2. Sebagai jati diri bangsa
  3. Sebagai ideologi bangsa.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.