Kompas.com - 15/09/2021, 10:28 WIB
Awan gelap mengantung diatas langit Jakarta sore hari, Jakarta, Senin (4/2/2013). Potensi hujan masih cukup tinggi di Jakabodetabek.

KOMPAS/LASTI KURNIAAwan gelap mengantung diatas langit Jakarta sore hari, Jakarta, Senin (4/2/2013). Potensi hujan masih cukup tinggi di Jakabodetabek.

KOMPAS.com - Status bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, dan tanah longsor karena cuaca ekstem di Jakarta pada Rabu (15/9/2021) turun menjadi Waspada, setelah sehari sebelumnya ada di level siaga.

Hal ini berdasar data Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak (IBF-Impact Based Forecast) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Jakarta hari ini hanya waspada saja. Setelah saya check data terakhir, levelnya turun," kata Muhammad Fadli selaku Kepala Sub Bidang Prediksi Cuaca BMKG.

Levelisasi bencana hidrometeorologi disebut siaga jika potensi hujan sedang hingga lebat dengan tingkat risiko signifikan di suatu wilayah.

Sementara level waspada jika potensi hujan di suatu wilayah sedang.

Baca juga: Banjir di Banten, BMKG Sebut Hari Ini dan Besok Masih Berpeluang Hujan

Seperti diberitakan sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada 13-20 September 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari 27 provinsi yang diprakirakan mengalami cuaca ekstrem, salah satunya adalah Jakarta.

Fadli menambahkan, Jakarta hari ini masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang.

"(Potensi hujan intensitas sedang) terutama di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat pada sore, malam, dan dini hari nanti," ungkap Fadli kepada Kompas.com, Rabu (15/9/2021).

Kendati levelnya sudah turun, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir atau tanah longsor tersebut.

Warga bisa menghubungi layanan darurat di nomor 112 jika menemukan kondisi darurat.
Warga juga bisa melaporkan genangan atau banjir melalui fitur JakLapor di aplikasi JAKI dan memantau kondisi banjir melalui fitur JakPantau.

"Dengan melapor, kamu dapat membantu petugas untuk menemukan titik genangan/banjir agar segera dapat ditindaklanjuti, serta laporanmu akan terintegrasi dengan JakPantau. Mari waspada dan persiapkan diri antisipasi bersama!" tulis Pemprov DKI dalam laman instagramnya @dkijakarta.

Baca juga: BMKG: Jakarta dan Wilayah Lain, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem dan Banjir Sepekan ke Depan

Imbauan dari BMKG

Fadli mengimbau masyarakat untuk melakukan 3 hal ini sebagai upaya mewaspadai cuaca extrem:

  1. Mengenali potensi bencana di lingkungannya dan mulai memahami cara mengurangi resiko bencana tersebut misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, menata lingkungannya, dll.
  2. Tetap tenang namun tetap waspada terhadap potensi bencana terutama banjir yang sewaktu-waktu dapat terjadi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan berada di daerah rawan bencana banjir atau banjir bandang.
  3. Tetap mengupdate informasi prakiraan cuaca beserta potensi banjir yang dikeluarkan BMKG melalui website, akun sosial media resmi yang dikelola BMKG, serta dapat langsung datang ke kantor BMKG yang terdapat pada tiap-tiap provinsi di Indonesia.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.