Kompas.com - 15/09/2021, 10:01 WIB
Rangkasbitung di Kabupaten Lebak, Banten, dikepung banjir setelah hujan mengguyur sejak Senin (13/9/2021) malam. KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINRangkasbitung di Kabupaten Lebak, Banten, dikepung banjir setelah hujan mengguyur sejak Senin (13/9/2021) malam.

KOMPAS.com - Diberitakan Antara News, Selasa (14/9/2021), ratusan rumah di sejumlah daerah di Provinsi Banten terendam banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah itu sejak Senin (13/9/2021) malam

Banjir di Banten ini merendam 614 unit rumah dan puluhan orang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Banjir di Kabupaten Lebak merendam 614 unit rumah dan 62 jiwa mengungsi di mushala yang ada di lingkungan tersebut," kata Kepala BPBD Provinsi Banten Nana Suryana di Serang, Selasa (14/9/2021).

Nana berkata, banjir di Banten akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama.

Sejumlah lokasi yang terdampak banjir antara lain di Kabupaten Lebak, Kampung Cimesir Rangkasbitung Timur, Kampung Dukuh dan Kampung Central Rangkasbitung Barat, Babakan Sepur dan Anyar Jatimulya.

Baca juga: BMKG: Jakarta dan Wilayah Lain, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem dan Banjir Sepekan ke Depan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian Kampung Neglasari dan Rancasema Kaduagung Timur, serta kampung Kaloncing dan BTN Mandala Kaduagung Tengah Rangkasbitung.

Sementara di Kabupaten dan Kota Serang, hujan deras mengakibatkan genangan air di beberapa perumahan dan pemukiman penduduk. Sedangkan di wilayah Tangerang tidak ada laporan terjadi banjir yang masuk ke BPBD Banten.

Sebenarnya sederas apa curah hujan di Banten?

Muhammad Fadli selaku Kepala Sub Bidang Prediksi Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membenarkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung sejak Senin (13/9/2021) siang hingga Selasa (14/9/2021) dini hari memang menyebabkan terjadinya banjir di Banten.

"Banjir tersebut terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Serang," kata Fadli kepada Kompas.com, Rabu (15/9/2021).

Berdasarkan laporan data curah hujan pada 13 September 2021, ada 11 pos hujan yang melaporkan curah hujan lebat, sangat lebat, hingga ekstrem.

 

Data curah hujan di Banten yang menyebabkan banjir pada 13 September 2021.BMKG Data curah hujan di Banten yang menyebabkan banjir pada 13 September 2021.

Dapat dilihat dalam tabel di atas, pos hujan yang melaporkan curah hujan kategori hujan ekstrem adalah:

  • Pos hujan Rangkasbitung (194 mm/hari)
  • Pos hujan Cimanuk (235 mm/hari)
  • Pos hujan Leuwidamar (174 mm/hari)

Akibat banjir tersebut, kata Fadli, ada belasan rumah yang dilaporkan rusak ringan hingga berat.

"Untuk hari ini dan besok (Kamis, 16 September 2021) wilayah Banten masih berpeluang terjadi hujan sedang hingga lebat," sambungnya.

Baca juga: Musim Hujan di Indonesia Lebih Awal, Mengapa Ada Daerah Belum Hujan?

Imbauan untuk masyarakat

Fadli berkata, ada tiga hal penting yang harus dilakukan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem, yakni:

  1. Mengenali potensi bencana di lingkungannya dan mulai memahami cara mengurangi resiko bencana tersebut misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, menata lingkungannya, dll.
  2. Tetap tenang namun tetap waspada terhadap potensi bencana terutama banjir yang sewaktu-waktu dapat terjadi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan berada di daerah rawan bencana banjir atau banjir bandang
  3. Tetap mengupdate informasi prakiraan cuaca beserta potensi banjir yang dikeluarkan BMKG melalui website, akun sosial media resmi yang dikelola BMKG, serta dapat langsung datang ke kantor BMKG yang terdapat pada tiap-tiap provinsi di Indonesia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.