KOMPAS.com - Suku Maya berasal dari Amerika Tengah dan Semenanjung Yucatán pada tahun 1800 SM. Peradaban suku Maya ini diyakini runtuh pada tahun 800-1000 M.
Melansir Live Science, Selasa (14/9/2021), Lisa Lucero, profesor antropologi dan studi abad pertengahan dari University of Illinois, Urban-Champaign, mengatakan bahwa yang runtuh dari peradaban suku Maya adalah sistem politik dan bukan masyarakatnya.
"Lebih dari 7 juta orang (suku) Maya yang hidup hari ini di Amerika Tengah dan sekitarnya membuktikan fakta ini," kata Lucero.
Suku Maya kuno tidak memiliki satu pemimpin terpusat seperti raja atau kaisar di Roma kuno. Mereka juga tidak bersatu menjadi satu negara.
Sebaliknya, peradaban suku Maya kuno terdiri dari banyak negara kecil dan berpusat di sekitar kota.
Baca juga: Rahasia Suku Maya Bertahan Hidup di Tengah Cuaca Ekstrem Ribuan Tahun
Dalam peradaban suku Maya, beberapa pemimpin lebih kuat daripada yang lain, meskipun masing-masing dari mereka memiliki kesamaan dalam bidang budaya dan agama.
Para ahli mengatakan bahwa tidak ada keruntuhan tunggal untuk pemerintahan Suku Maya.
Namun, sejumlah kota memiliki periode pemerintahan yang naik dan turun dan berbeda satu sama lain dalam periode tahun 800-1000 M.
Misalnya di Mesoamerika Selatan yang sekarang disebut dengan Guatemala. Mereka menurun pada abad kedelapan dan kesembilan karena adanya masalah lingkungan dan gejolak politik.
Ditambah lagi dengan meningkatnya populasi di sejumlah daerah lain seperti di Chichén Itzá. Ketika Chichén Itzá menurun karena kekeringan yang panjang selama abad ke-11, Semenanjung Yucatán lainnya yang disebut Mayapán mulai berkembang.
Chichén Itzá adalah situs peradaban suku Maya di Semenanjung Yucatán yang sekarang disebut Meksiko.
Baca juga: 25 Tahun Pencarian, Peradaban Suku Maya Ditemukan di Selatan Meksiko
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.