Kompas.com - 06/09/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi tanaman kelor (Moringa oleifera) SHUTTERSTOCK/Nublee bin Shamsu BaharIlustrasi tanaman kelor (Moringa oleifera)

KOMPAS.com - Kisah Ai Dudi Krisnadi, seorang pengusaha kelor asal Blora, Jawa Tengah menarik perhatian publik.

Kang Dudi, sapaan akrabnya, mengaku mampu meraih omzet hingga Rp 4 miliar per tahun dari bisnis tanaman kelor (Moringa olifeira).

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Dudi mengatakan bahwa pasokan kelor di pasar global masih sangat terbuka lebar. Banyak negara di Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika yang membutuhkan kelor.

Namun, apasih manfaat daun kelor itu?

Baca juga: Mengenal Kelor si Tanaman Superfood, dari Manfaat hingga Budidaya

Kelor bisa dibilang sumber pangan superfood karena kaya manfaat untuk kesehatan.

Bahkan, Organisasi Pangan Dunia Food and Agriculture Organization (FAO) sempat memasukkan kelor sebagai Crop of the Month di tahun 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir dari Medical News Today, 2 Januari 2020, daun kelor mengandung banyak sekali senyawa yang menyehatkan.

Kandungan yang terdapat dalam daun kelor adalah vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin C, folat, kalsium, kalium, besi, magnesium, fosfor, dan seng.

 

Selain itu, daun kelor juga mengandung lemak dalam kadar yang sangat rendah dan tidak memiliki kolesterol berbahaya.

Hampir seluruh bagian tumbuhan kelor dapat dijadikan obat tradisional, namun daun dan polongnya adalah bagian yang paling banyak digunakan.

Daun kelor yang dikeringkan biasanya dijadikan suplemen makanan dalam bentuk kapsul.

Selain itu, daun kelor juga umum dibuat sayur dan dikonsumsi bersama nasi dan lauk-pauk lainnya.

Manfaat daun kelor

Dilansir dari Healthline, 4 Mei 2018, berikut adalah 5 manfaat daun kelor untuk kesehatan menurut sains.

1. Melawan radikal bebas

Daun kelor mengandung senyawa antioksidan yang bekerja melawan radikal bebas di dalam tubuh.

Kadar radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif yang terkait dengan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Senyawa antioksidan yang ditemukan dalam daun kelor adalah vitamin C, beta-karoten, quercetin, dan asam klorogenat.

 

Ilustrasi daun kelor Ilustrasi daun kelor

2. Menurunkan kadar gula darah

Gula darah tinggi bisa menjadi penyebab masalah kesehatan yang serius, salah satunya adalah penyakit diabetes.

Beberapa penelitian menunjukkan, daun kelor dapat menurunkan kadar gula darah.

Sebuah studi yang melibatkan 30 wanita menunjukkan, mengonsumsi 1,5 sendok teh bubuk daun kelor dapat mengurangi kadar gula darah hingga 13,5 persen.

Ilmuwan percaya manfaat daun kelor untuk menurunkan kadar gula darah ini disebabkan oleh senyawa tanaman seperti isothiocyanate.

3. Mengurangi peradangan

Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Ini merupakan mekanisme perlindungan tubuh namun bisa menjadi masalah kesehatan.

Para ilmuwan percaya bahwa senyawa isothiocyanate dalam daun kelor merupakan senyawa antiinflamasi yang mampu mengurangi peradangan.

4. Menurunkan kolesterol

Kelosterol tinggi dikaitkan dengan berbagai risiko penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung.

Baik penelitian pada hewan maupun manusia telah menunjukkan bahwa daun kelor mungkin memiliki efek penurun kolesterol yang serupa.

5. Melindungi dari keracunan arsenik

Kontaminasi arsenik pada makanan dan minuman merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan. Paparan arsenik jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker. Beberapa penelitian pada tikus menunjukkan bahwa biji kelor dapat melindungi dari beberapa efek toksisitas arsenik.

Baca juga: Daun Kelor Bisa Menurunkan Berat Badan, Fakta atau Mitos?

Selain manfaat di atas, daun kelor juga diketahui memiliki khasiat lain seperti:

  • Daun kelor adalah sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.
  • Kaya akan antioksidan
  • Membantu mengatasi kanker
  • Kandungan antioksidan serta zat-zat kimia yang ada dalam daun kelor, dipercaya dapat meredakan stres dan peradangan di otak. Hal ini membuatnya baik untuk meningkatkan daya ingat.
  • Ekstrak daun kelor, disebut berpotensi mengatasi dislipidemia, salah satu jenis penyakit jantung akibat naiknya kadar kolesterol serta trigliserida di tubuh.
  • Kandungan zat besi yang cukup tinggi di dalam daun kelor membuatnya dipercaya dapat membantu mencegah anemia.
  • Dapat membantu meredakan infeksi yang terjadi akibat bakteri.
  • Dapat membantu meningkatkan kadar antioksidan pada wanita yang telah mengalami menopause.
  • Baik untuk anak yang malnutrisi

Sumber: Kompas.com (Gloria Setyvani Putri/ Lulu Lukyani)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.