Kompas.com - 03/09/2021, 12:01 WIB
Perundungan freepikPerundungan

KOMPAS.comPerundungan adalah tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti secara fisik, verbal, dan psikologis oleh seseorang terhadap seseorang yang merasa tidak berdaya.

Salah satu ciri khas perundungan atau bullying adalah ketidakseimbangan kekuatan yang dimiliki pelaku dan korban perundungan. Selain itu, kejadiannya terjadi berulang bahkan menjadi pola tertentu.

Komponen perundungan

Dilansir dari Indopositive, terdapat tiga komponen perundungan sebagai berikut:

  1. Kekuatan yang tidak seimbang: ini menjadi aspek yang membuat korban sulit mempertahankan dirinya terhadap serangan pelaku. Perbedaan ini bisa secara fisik atau psikologis, misalnya pelaku memiliki badan yang lebih besar atau lebih senior
  2. Aksi yang berulang: Pelaku biasanya menyerang korban berkali-kali dan dalam jangka waktu yan cukup lama
  3. Tindakan yang disengaja: pelaku sengaja melakukan perilaku perundungan kepada korban.

Selain itu terdapat komponen perundungan berupa orang yang terlibat sebagai berikut:

  1. Pelaku: pelaku utama biasanya yang memiliki kekuatan dan kekuasaan di atas korbannya. Pelaku biasanya memiliki emosi yang meledak-ledak, kuat, dan berfisik besar
  2. Korban: umumnya memiliki fisik yang kecil dan kepercayaan diri yang rendah
  3. Saksi: Terdapat dua macam saksi perundungan. Saksi pertama biasanya saksi akan mendukung atau membantu pelaku. Sedangkan saksi kedua biasanya hanya diam dan bersikap acuh.

Baca juga: Jawaban Atas Maraknya Perundungan, Ini Kata Peneliti

Aspek perundungan

Terdapat beberapa aspek perundungan sebagai berikut:

  1. Aspek lisan: menyakiti seseorang dengan menertawakannya, menjadikannya bahan lelucon, menyapa dengan nama julukan sehingga seseorang merasa sakit hati dan marah
  2. Aspek fisik: perilaku dengan kontak langsung seperti memukul, mendorong, menggigit, menjambak, menendang, mengunci seseorang dalam ruangan, merusak barang orang lain, dan perilaku fisik lainnya
  3. Aspek tidak langsung: perilaku yang bertujuan mengeluarkan seseorang dari suatu kelompok, misal memfitnah orang tersebut agar dinilai buruk oleh teman-temannya
  4. Aspek langsung: perilaku berbentuk isyarat tubuh yang menimbulkan dampak langsung, seperti melihat dengan sinis, menunjukkan ekspresi wajah merendahkan, mengancam, dan menjulurkan lidah.

Kenali perundungan di sekitar Anda

Penting untuk membantu korban perundungan serta mencegah kejadian itu terjadi kembali. Salah satunya adalah mengenali tanda-tanda korban perundungan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perhatikan jika ada orang di lingkungan Anda, seperti keluarga, teman sekolah, atau rekan sekantor yang mengalami perubahan perilaku.

Misalnya, menjadi lebih pendiam dan pemurung, sering menyendiri, mudah tersinggung, hilang barang, prestasi menurun, dan baju robek, kotor, atau berantakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.