Kompas.com - 25/08/2021, 20:45 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Balon banyak digunakan untuk dekorasi dan permainan anak. Benda dengan berbagai warna dan ukuran ini dibuat dari bahan yang lentur, seperti karet, lateks, atau kain nilon.

Ketika bahan-bahan tersebut diregangkan, polimer di dalamnya menjadi lurus dan meluncur ke atas dan ke samping.

Kemudian, ketika regangan dilepaskan, gaya kecil di antara polimer menariknya kembali, seperti pegas yang mengerut.

Alasan mengapa balon terbuat dari karet adalah sifat elastis dari bahan-bahan seperti karet, lateks, atau kain nilon yang dapat membuat balon menggembung saat ditiup.

Dilansir dari Scientific American, saat balon ditiup, triliunan polimer dalam materialnya akan lurus dan meluncur satu sama lain.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Makhluk Baru di Laut Dalam, Mirip Balon Bertali Dua

Embusan udara pertama yang meluruskan polimer dan setelah itu setiap embusan bekerja untuk mendorong polimer satu sama lain, bekerja melawan gaya yang menariknya kembali.

Jika balon dibuka dan udara di dalamnya dikeluarkan, polimer akan tertarik kembali dan balon pun mengempis.

Balon yang terbuat dari karet, lateks, atau kain nilon memang elastis, namun hanya sampai batas tertentu.

Jika balon terus ditiup hingga mencapai ukuran yang sangat besar, ia akan mencapai titik tertentu yang membuat bahannya pecah.

Jauh sebelum balon dibuat dari bahan karet, balon dibuat dari kandung kemih hewan, sebagaimana dilansir dari Science Word.

Baca juga: Terdampar, Bayi Lumba-lumba di Florida Telan Plastik dan Balon

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.