Kompas.com - 24/08/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi pemanasan global diprediksi dapat menyebabkan gelombang panas yang intensi di Asia Tenggara. SHUTTERSTOCK/nexus 7Ilustrasi pemanasan global diprediksi dapat menyebabkan gelombang panas yang intensi di Asia Tenggara.

KOMPAS.com - Pada pekan pertama Agustus 2021, panel Iklim PBB memperingatkan bahwa dunia sudah pasti akan menghadapi gangguan iklim selama beberapa dekade atau mungkin berabad-abad.

Ini tanda bahwa pemanasan global hampir tidak terkendali.

Dilansir dari Reuters, Selasa (10/8/2021), laporan dari para ilmuwan Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC) mengatakan bahwa manusia adalah penyebab permasalahan ini.

Gelombang panas mematikan, angin topan dalam skala besar, dan cuaca ekstrem lain yang sudah terjadi, diperkirakan akan menjadi lebih parah.

Baca juga: Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Tingkatkan Budidaya Udang Indonesia

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menggambarkan laporan ini sebagai kode merah untuk kemanusiaan atau code red for humanity.

"Ini adalah alarm peringatan keras. Laporan ini menegaskan perlu menghentikan penggunaan batu bara dan bahan bakar fosil, sebelum mereka menghancurkan planet kita," kata Guterres dalam sebuah pernyataan.

Berdasarkan lebih dari 14.000 studi ilmiah, laporan IPCC memberikan gambaran paling komprehensif dan rinci tentang bagaimana perubahan iklim mengubah alam dan apa yang akan terjadi ke depannya.

Laporan IPCC itu menegaskan, dunia perlu mengambil langkah tegas, segera, dan dalam skala besar untuk mengurangi emisi.

Hal ini harus dilakukan agar suhu rata-rata global tidak melewati ambang batas pemanasan 1,5 derajat Celsius dalam waktu 20 tahun.

Janji untuk mengurangi emisi yang dibuat sejauh ini tidak cukup untuk mengurangi tingkat gas rumah kaca. Ini karena  banyaknya karbon dioksida (CO2) dari pembakaran bahan bakar fosil yang terakumulasi di atmosfer.

Laporan tersebut mengatakan bahwa emisi dari aktivitas manusia telah mendorong suhu rata-rata global naik 1,1 derajat Celsius dibanding suhu saat masa pra-industri (sebelum revolusi industri yang dimulai 1750).

Pemanasan 1,1 derajat Celsius yang sudah tercatat sudah cukup untuk memicu cuaca buruk.

Tahun ini, gelombang panas menewaskan ratusan orang di Pacific Northwest dan memecahkan rekor di seluruh dunia.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.