Kompas.com - 16/08/2021, 21:25 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.comBuang air kecil yang menyakitkan (dysuria) bisa berasal dari nyeri di kandung kemih, uretra, atau perineum.

Sebenarnya, kencing terasa nyeri merupakan kondisi yang cukup umum. Namun, jika diikuti oleh rasa sakit, terbakar, dan menyengat, bisa jadi menandakan kondisi medis.

Dilansir dari Medical News Today, berikut adalah 5 kemungkinan penyebab kencing terasa nyeri beserta gejala lainnya:

1. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi ketika bakteri berlebihan bersarang di saluran kemih. Selain kencing yang terasa nyeri, ISK juga diikuti oleh beberapa gejala lain.

Gejala tersebut termasuk sering buang air kecil, urin berwarna keruh atau bercampur darah, demam, dan urin berbau busuk.

Baca juga: Penyebab Kencing Berbusa, Bisa Jadi Tanda Awal Gangguan Ginjal

2. Infeksi menular seksual

Infeksi menular seksual (IMS) ini termasuk klamidia, gonore, dan herpes yang semuanya dapat memengaruhi saluran kemih.

Gejala tambahan IMS di samping nyeri saat kencing bisa berbeda-beda, bergantung jenis penyakitnya.

3. Infeksi prostat

Infeksi bakteri jangka pendek dapat menyebabkan infeksi prostat. Peradangan kronis akibat masalah kesehatan lain, seperti IMS, juga dapat menyebabkan infeksi prostat.

Adapun gejala lain akibat infeksi prostat adalah sulit buang air kecil, nyeri di kandung kemih, testis, dan penis, sulit ejakulasi, dan sering buang air kecil.

4. Batu ginjal

Penyebab kencing terasa nyeri yang selanjutnya adalah batu ginjal. Batu ginjal merupakan tumpukan bahan seperti kalsium atau asam urat yang membentuk batu di dalam dan sekitar ginjal.

Baca juga: Vicky Burky Minum Air Kencing Sendiri, Apa Risikonya?

Terkadang, batu ginjal bersarang di dekat area yang dimasuki urin di kandung kemih sehingga mengakibatkan kencing terasa nyeri.

5. Kista ovarium

Sama seperti batu ginjal, kista ovarium merupakan masalah kesehatan di luar kandung kemih yang dapat menekannya hingga menyebabkan kencing terasa nyeri.

Gejala tambahan kista ovarium di antaranya adalah pendarahan yang tidak biasa di vagina, nyeri panggul, payudara terasa lembut, sakit tumpul di punggung bawah, dan lain-lain.

Bagi yang mengalami gejala kencing yang nyeri, penting untuk segera periksa ke dokter untuk mengetahui penyebab rasa nyeri tersebut.

Dokter mungkin akan meresepkan obat atau melakukan perawatan lain yang sesuai dengan akar masalahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.