Kompas.com - 04/08/2021, 12:00 WIB
Ilustrasi ibu hamil freepikIlustrasi ibu hamil

KOMPAS.com - Salah satu syarat vaksin Covid-19 untuk ibu hamil adalah tidak mengalami preeklampsia. Apa itu preeklampsia dan bagaimana gejalanya? Artikel ini akan membahasnya dengan lengkap.

Apa itu preeklampsia?

Preeklampsia adalah kondisi tekanan darah tinggi yang muncul pada kehamilan dan setelah melahirkan. Penyakit ini sering ditandai dengan tingginya kadar protein dalam urine atau turunnya trombosit dalam darah. Kondisi ini biasanya terjadi pada fase akhir kehamilan atau setelah minggu ke-20.

Satu-satunya cara untuk menyembuhkannya adalah dengan melahirkan. Walaupun, pada beberapa kasus, preeklampsia masih bisa bertahan hingga 6 minggu atau lebih setelah melahirkan.

Baca juga: 3 Vaksin Covid-19 untuk Vaksinasi Ibu Hamil, Jenis dan Efikasinya

Gejala Preeklampsia

Dilansir dari WebMD, gejalanya adalah sebagai berikut.

  • Bengkak pada kaki dan tangan
  • Protein dalam urine
  • Tekanan darah lebih dari 130/80
  • Berat badan naik drastis karena adanya penumpukan cairan di dalam tubuh
  • Nyeri bahu
  • Sakit perut sebelah kanan atas
  • Sakit kepala berat
  • Tidak buang air kecil
  • Mual dan muntah
  • Penglihatan buram atau seperti ada kilatan cahaya

Preeklampsia bisa terjadi pada usia kandungan 20 minggu. Namun, biasanya baru akan menunjukkan gejala pada minggu ke-34.

Baca juga: 22 Mei Hari Preeklampsia Sedunia, Ibu Hamil Kenali Dampaknya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat preeklampsia

Penyakit ini akan membuat plasenta tidak mendapatkan aliran darah yang cukup. Ini akan menyebabkan bayi lahir sangat kecil dan berisiko lahir prematur. Selain itu, komplikasi yang mungkin muncul pada bayinya adalah gangguan belajar, epilepsi, cerebral palsy, dan gangguan pendengaran atau penglihatan.

Preeklampsia juga bisa menyebabkan plasenta secara tiba-tiba terlepas dari uterus atau rahim. Ini dinamakan placental abruption dan bisa menyebabkan bayi mati di dalam kandungan.

Sedangkan pada ibunya, risiko komplikasi yang mungkin muncul adalah stroke, kejang, gagal jantung, perdarahan di hati, dan perdarahan saat melahirkan.

Baca juga: Bisa Bergejala Berat, Ini 10 Rekomendasi POGI untuk Menekan Risiko Ibu Hamil Terinfeksi Covid-19

Perawatan preeklampsia

Satu-satunya pengobatan untuk preeklampsia adalah dengan melahirkan. Namun, perlu diperhatikan jika usia bayi sudah cukup matang untuk dilahirkan.

Pada usia kehamilan 37 minggu, dokter mungkin menyarankan induksi atau operasi sesar untuk melahirkan bayi. Dengan begitu, kondisi yang lebih parah pada ibu hamil dan bayi bisa dicegah.

Pada kasus ringan, dokter bisa menyarankan untuk beristirahat, memantau secara rutin detak jantung dan memberikan obat penurun darah tinggi.

Itu dia pengertian, gejala, risiko, dan perawatan preeklampsia. Semoga sehat selalu, dan jangan lupa vaksin, ya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.