Kompas.com - 29/07/2021, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Munculnya virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 membuat dunia masih harus terus menghadapi pandemi hingga saat ini.

Para ilmuwan dan dokter di dunia terus mempelajari virus SARS –CoV-2, termasuk mencari pengobatan terbaik dan mencari cara mencegah penyebaran virus corona.

Vaksin adalah salah satu senjata yang efektif melawan virus SAR-CoV-2.

Mantan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto bersama dengan Aivita Biomedical Corporation AS pun menggagas vaksin nusantara berbasis sel dendritik.

Terawan menyebut, vaksin Nusantara adalah vaksin Covid-19 pertama di dunia yang menggunakan sel dendritik.

Namun, gagasan ini dikritik oleh para ahli, mulai dari ahli biologi molekuler Indonesia Ahmad Utomo, Doktor Bidang Biokimia dan Biologi Molekuler Ines Atmosukarto, epidemiolog Pandu Riono hingga Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Zubairi Djoerban.

Begitu juga dengan Badan pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menilai pengembangan vaksin nusantara tak sesuai kaidah ilmiah dan medis, serta banyak kejanggalan dalam proses penelitian vaksin Nusantara ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai lika-liku perjalanan vaksin nusantara, Kompas.com telah merangkum pembicaraan para ahli dalam Visual Interaktif Kompas, Vaknus: Kehebohan dan Pelajarannya.

Anda bisa mengikuti pembicaraan mereka untuk mengetahui perjalanan lengkap vaksin Nusantara, dengan tampilan yang menarik dan interaktif melalui link ini: Vaknus: Kehebohan dan Pelajarannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.