Kompas.com - 28/07/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi anak minum air SHUTTERSTOCK/A3PFAMILYIlustrasi anak minum air

KOMPAS.com - Minum menjadi rutinitas wajib bagi manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari, untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh.

Hal ini dikarenakan hampir 80 persen tubuh kita terdiri atas air. Sehingga, mencukupi kebutuhan air merupakan suatu hal yang penting, agar tetap bisa sehat. Hal ini juga berlaku bagi anak-anak.

Dokter Anak Konsultan Tumbuh Kembang dan Pakar Hidrasi, Dr dr Bernie Endyarni Medise SpA(K) MPH mengatakan, dalam kondisi atau situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, orangtua harus bisa memastikan anak tetap bergerak aktif dan tercukupi kebutuhan hidrasinya selama berada di rumah saja.

Baca juga: Minum Air Putih Hangat Lebih Sehat Ketimbang Air Dingin, Benarkah?

Sebuah penelitian terbaru menemukan, bahwa hampir 33,8 persen anak Indonesia memiliki kecenderungan sedentary lifestyle atau gaya hidup tidak aktif.

Studi ini dilakukan dan dipublikasikan oleh National Center for Biotechnology Information.

Gaya hidup tidak aktif yang dimaksudkan, yakni seperti aktivitas berdiam diri, jarang berolahraga, serta mengonsumsi makanan minuman tidak sehat secara berlebihan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diketahui, gaya hidup yang tidak aktif jelas dapat berpengaruh terhadap perilaku dan kesehatan anak di masa depan.

"Selain ada kecenderungan kurang aktif bergerak, riset juga menemukan 1 dari 5 anak Indonesia masih kurang minum," kata Bernie dalam rilis Danone-Aqua, Senin (26/7/2021).

Proporsi kebutuhan minum anak-anak

Menurut Bernie, kebiasaan minum yang baik tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan anak, tetapi juga membantu anak lebih cermat, tanggap, dan memiiki performa yang baik.

Anak membutuhkan dukungan orangtua agar mereka tetap aktif, terhidrasi, dan fokus.

Pastikan kebutuhan air berkualitas dan nutrisi seimbang terpenuhi, serta kebiasaan hidup aktif ditingkatkan. 

Hal ini akan mendukung kualitas kesehatannya hingga dewasa nanti.

Meski kebutuhan cairan setiap anak berbeda-beda, tergantung tingkat aktivitas, suhu dan kondisi kesehatan masing-masing anak, perlu diingat, rata-rata anak membutuhkan minimal 7 gelas air minum setiap harinya.

Proporsi kandungan air dalam tubuh anak lebih tinggi dari orang dewasa, namun mekanisme haus anak belum berkembang dengan baik, sehingga membutuhkan dukungan yang optimal.

Baca juga: Anak Minum Kopi, Benarkah Dapat Menghambat Tumbuh Kembangnya?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.