Kompas.com - 28/07/2021, 11:02 WIB
Suasana pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (24/6/2021). Dari tiga hektar lahan tempat pemakaman Covid-19, sudah terisi hingga 900 petak. Hingga siang petugas TPU Rorotan memakamkan tak kurang dari 50 jenazah Covid-19. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSuasana pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Kamis (24/6/2021). Dari tiga hektar lahan tempat pemakaman Covid-19, sudah terisi hingga 900 petak. Hingga siang petugas TPU Rorotan memakamkan tak kurang dari 50 jenazah Covid-19.

KOMPAS.com - Pertanyaan apakah jenazah Covid-19 bisa menularkan virus corona belum terjawab. Hingga saat ini, belum ada bukti kuat SARS-CoV-2 bisa menular dari orang mati ke orang hidup.

Hal tersebut diungkapkan ahli kedokteran forensik Universitas Padjadjaran (Unpad) Yoni Fuadah Syukriani.

"Beberapa referensi studi sudah ada. Hanya saja, belum ada yang mampu menyimpulkan bahwa Covid-19 bisa menular dari jenazah," katanya seperti dikutip dari laman resmi Universitas Padjadjaran (Unpad).

Baca juga: Tidak Sembarangan, Begini Standar Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Sejumlah penelitian dasar di antaranya menjelaskan bahwa virus corona bisa bertahan dalam sel tubuh orang mati selama 4 jam dan bertahan 3-4 hari pada cairan tubuh.

Studi terbaru juga menemukan bahwa jenazah yang sudah 35 hari dimasukkan ke kulkas jenazah, ketika dilakukan pemeriksaan swab hasilnya masih positif.

Bakan penelitian di Italia, jenazah yang sudah dibalsem setelah 30 hari, RNA virusnya masih dapat dilakukan PCR.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun menurut Yoni, penelitian tersebut baru dilakukan dalam waktu yang sangat singkat sehingga belum dapat mengungkap banyak hal.

So far, baru satu tahun setengah penelitian yang sudah dilakukan. Dalam ilmu kedokteran, itu adalah waktu yang sangat singkat dan belum dapat mengungkap banyak hal,” kata Yoni.

Meski begitu, Dosen Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal FK Unpad ini tetap meminta petugas yang terlibat proses pemulasaraan maupun keluarga untuk tetap menerapkan prinsip kehati-hatian.

Prinsip kehati-hatian tersebut ini harus dilakukan karena proses pemulasaran melibatkan kontak erat dari para petugas secara berkelompok.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.