Kompas.com - 27/07/2021, 20:30 WIB
Ganymede merupakan satelit terbesar yang terdapat di tata surya. Ilmuwan baru-baru ini menemukan adanya uap air di satelit Jupiter tersebut science alertGanymede merupakan satelit terbesar yang terdapat di tata surya. Ilmuwan baru-baru ini menemukan adanya uap air di satelit Jupiter tersebut

KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya, astronom menemukan bukti keberadaan uap air di atmosfer satelit Jupiter, Ganymede.

Uap air ini terbentuk ketika es dari permukaan satelit menyublim atau berubah dari padat menjadi gas.

Para ilmuwan menggunakan dataset baru dan arsip dari Teleskop Luar Angkasa NASA Hubble untuk melakukan studi ini.

Baca juga: SpaceX Akan Bergabung dalam Misi NASA ke Bulan Es Planet Jupiter

Mengutip Phys, Selasa (27/72021) penelitian sebelumnya memang telah menawarkan bukti tak langsung, jika Ganymede yang merupakan satelit terbesar di tata surya mengandung lebih banyak air daripada semua lautan di Bumi.

Tetapi, suhu di sana sangat dingin sehingga air di permukaannya membeku. Ilmuwan pun memperkirakan kalau lautan itu berada 161 km di bawah permukaan planet dan mungkin dapat menampung kehidupan.

Hingga akhirnya astronom memeriksa ulang pengamatan Hubble dari dua dekade terakhir untuk menemukan bukti uap air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Analisis dilakukan dengan menggabungkan data dari dua instrumen: Cosmic Origins Spectrograph (COS) Hubble pada 2018 dan gambar arsip dari Space Telescope Imaging Spectrograph (STIS) dari 1998 hingga 2010.

Dari studi tersebut, ilmuwan pun menemukan bukti uap air di atmosfer tipis di satelit Jupiter tersebut.

Uap air itu menurut Lorenz Roth dari KTH Royal Institute of Technology di Stockholm, Swedia, yang memimpin tim ilmuwan, berasal dari sublimasi es yang disebabkan oleh pelepasan termal uap air dari daerah es yang hangat.

Temuan ini pun dapat membantu misi mendatang yang akan diluncurkan pada 2022 nanti.

Misi bernama Jupiter Icy Moons Explorer (JUICE) ini, rencananya akan menghabiskan waktu tiga tahun untuk melakukan pengamatan terperinci terhadap Jupiter dan tiga satelit terbesarnya, salah satunya tentu saja Ganymede.

Baca juga: Misteri Aurora Sinar-X Jupiter Akhirnya Terpecahkan Setelah 40 Tahun

Halaman:


Sumber PHYSORG
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.