Kompas.com - 19/07/2021, 19:32 WIB


KOMPAS.com - Astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional, untuk pertama kalinya melakukan percobaan untuk menanam cabai.

Percobaan menanam cabai ini pun disebut sebagai salah satu percobaan tanaman terlama dan paling menantang di laboratorium orbital.

Benih-benih cabai merah dan hijau yang akan ditanam ini sudah tiba di ISS Juni lalu dan dikirim melalui misi layanan pasokan komersial SpaceX.

Mengutip CNN, Senin (19/7/2021) astronot NASA Shane Kimbrough yang sebelumnya membantu menumbuhkan selada romaine merah kemudian memasukkan 48 biji benih cabai ke dalam Advanced Plant Habitat (APH) pada 12 Juli.

Baca juga: Pertama Kalinya, Astronot NASA Panen Lobak di Stasiun Luar Angkasa

 

APH adalah fasilitas pertumbuhan tanaman terbesar di ISS yang seukuran oven dapur. Di sinilah para astronot NASA melakukan berbagai eksperimen, termasuk tanam cabai di dalam stasiun luar angkasa.

Dengan 180 sensor dan kontrol untuk pemantauan, memungkinkan eksperimen dikendalikan sebagian dari Kennedy Space Center.

Hal ini pun dapat meringankan kerja astronot saat merawat tanaman.

"Ini adalah pertama kalinya astronot NASA membudidayakan tanaman cabai di ISS (Stasiun Luar Angkasa Internasional) dari biji hingga matang," kata NASA dalam rilis beritanya.

Baca juga: Astronot Panen Selada di Stasiun Luar Angkasa, Amankah Dikonsumsi?

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.