Kompas.com - 12/07/2021, 09:03 WIB
Kelelawar tapal kuda (Rhinolophus) sejauh ini merupakan reservoir (sarang) alami yang penting bagi virus corona. Hewan ini juga memiliki virus corona yang merupakan kerabat dekat SARS-CoV-2, penyebab Covid-19. Shutterstock/Rudmer ZwerverKelelawar tapal kuda (Rhinolophus) sejauh ini merupakan reservoir (sarang) alami yang penting bagi virus corona. Hewan ini juga memiliki virus corona yang merupakan kerabat dekat SARS-CoV-2, penyebab Covid-19.

KOMPAS.com - Sebuah studi mengungkap bahwa hewan liar seperti kelelawar, primata, dan mamalia lain yang diperdagangkan menjadi rumah bagi tiga perempat penyakit menular di dunia. Penyakit tersebut celakanya berpotensi menular dari hewan ke manusia.

Temuan ini merupakan bagian dari pandangan global pertama yang mendetail tentang patogen pada hewan liar yang diperdagangkan.

Studi ini pun dapat memberikan wawasan dan menyoroti cara-cara untuk mengurangi kemungkinan pandemi di masa depan.

Seperti yang kita ketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya menganggap pasar satwa liar di China sebagai salah satu kemungkinan asal mula Covid-19.

Baca juga: Apa Itu Penyakit Zoonosis, Penyebab Rabies sampai Covid-19?

Mengutip New Scientist, Minggu (11/7/2021) dalam studi ini peneliti mengambil data-data mamalia yang merupakan reservoir bagi virus zoonosis. Zoonosis adalah jenis penyakit yang dapat ditularkan hewan ke manusia.

Peneliti kemudian melengkapinya dengan literatur ilmiah dan menggabungkan apakah hewan diperdagangkan atau tidak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasilnya, mereka menemukan bahwa 26,5 persen mamalia yang diperdagangkan membawa 75 persen virus zoonosis yang diketahui.

Risiko penyakit terbesar itu berasal dari primata, kelelawar, karnivora, dan hewan berkuku yang dikenal sebagai ungulates.

Namun analisis juga menunjukkan bahwa hewan marsupial berpeluang  masuk daftar berisiko tinggi juga di masa depan.

Sementara sebagai perbandingan, mamalia peliharaan menjadi rumah bagi 51,7 persen virus zoonosis yang diketahui dan yang tak diperdagangkan membawa 64,2 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.