[POPULER SAINS] 2 Obat Covid-19 yang Direkomendasikan WHO | Obat Cacing Ivermectin Bisakah untuk Covid-19?

Kompas.com - 08/07/2021, 07:02 WIB
Petugas pemakaman mengumandangkan azan di pusara di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Minggu (4/7/2021). Jumlah kematian akibat COVID-19 per hari Minggu (4/7/2021) mencapai 555 kasus, yang menjadi rekor tertinggi sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. 
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAPetugas pemakaman mengumandangkan azan di pusara di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Minggu (4/7/2021). Jumlah kematian akibat COVID-19 per hari Minggu (4/7/2021) mencapai 555 kasus, yang menjadi rekor tertinggi sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

KOMPAS.com - WHO merekomendasikan dua obat radang sendi atau kortikosteroid untuk Covid-19. Obat tersebut dinilai efektif mengurangi risiko kematian pada pasien Covid-19 kritis.

Ini adalah salah satu berita populer Sains Kompas.com edisi Rabu, 7 Juli 2021.

Berita populer lainnya, soal obat cacing ivermectin yang bekerja di saluran pencernaan apakah bisa untuk mengobati Covid-19.

Cara menggunakan masker yang benar hingga hal-hal yang harus diperhatikan pasien Covid-19 yang sedang isoman, terutama kapan waktunya pergi ke rumah sakit.

Baca juga: [POPULER SAINS] Daftar Makanan Selama Pandemi Menurut WHO | Hal yang Harus Dilakukan Saat Bayi Positif Covid-19

Berikut ulasannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. WHO rekomendasikan 2 obat radang sendi untuk Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penggunaan obat radang sendi (kortikosteori) Actemra buatan Roche dan Kevzara buatan Sanofi untuk pasien Covid-19. Rekomendasi WHO ini diumumkan WHO pada Selasa (6/7/2021).

Kortikosteroid adalah obat yang mengandung hormon steroid yang berguna untuk menambah hormon steroid dalam tubuh bila diperlukan, dan meredakan peradangan atau inflamasi, serta menekan kerja sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.

Seperti dilansir dari Channel News Asia, Rabu (7/7/2021), WHO merekomendasikan kedua obat itu setelah melihat data 10.930 pasien Covid-19.

Data menunjukkan, pasien yang diberi obat kortikosteroid mampu mengurangi risiko kematian dan kebutuhan akan mesin ventilator.

Baca selengkapnya di sini:

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.