Kompas.com - 05/07/2021, 21:00 WIB
Ilustrasi makanan sehat. SHUTTERSTOCK/Tatjana BaibakovaIlustrasi makanan sehat.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Nutrisi dan hidrasi yang tepat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah wabah Covid-19.

Mengonsumsi makanan segar dan tidak diproses akan membantu tubuh mendapatkan vitamin, mineral, serat, protein, dan antioksidan.

Di sisi lain, asupan gula, lemak, dan garam pun sebaiknya dibatasi untuk menurunkan risiko berbagai penyakit yang berbahaya.

Dilansir dari World Health Organization (WHO), berikut adalah makanan yang harus dikonsumsi selama pandemi Covid-19

Makanan segar dan tidak diproses

Mengonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, daging, telur, ikan, dan susu sangat direkomendasikan guna menjaga kesehatan di tengah pandemi.

Baca juga: 5 Makanan yang Tinggi Lemak Jenuh dan Harus Dihindari

Masaklah sayuran dengan suhu dan waktu yang cukup untuk menjaga kandungan nutrisinya agar tidak hilang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

WHO menyarankan untuk makan 4 porsi buah, 5 porsi sayuran, 180 gram biji-bijian, dan kacang-kacangan setiap hari.

Untuk daging merah bisa dikonsumsi dua kali per minggu dan unggas dikonsumsi dua hingga tiga kali per minggu.

Sebagai camilannya, pilihlah sayuran bentah dan buah segar dibandingkan makanan manis yang tinggi gula atau makanan berlemak.

Minum air putih yang cukup

Air sangat penting untuk kesehatan tubuh. Ia bertugas mengangkut nutrisi dan senyawa dalam darah, mengatur suhu tubuh, membuang limbang, serta melumasi bantalan sendi.

Baca juga: 7 Makanan untuk Kesehatan Jantung, Ada Sayuran hingga Ikan

Agar tubuh tetap fit dan bugar selama pandemi Covid-19, minumlah delapan hingga sepuluh gelas air setiap hari.

Meski air mineral merupakan pilihan terbaik, asupan air juga bisa didapat melalui buah dan sayur dengan kandungan air yang melimpah.

Namun, hindarilah mengonsumsi jus buah atau minuman ringan karena mengandung gula yang tinggi.

Batasi makanan berlemak

Untuk menghindari efek negatifnya terhadap kesehatan, hindarilah mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, seperti daging berlemak, mentega, minyak kelapa, krim, dan keju.

Jika ingin mengonsumsi daging, sebaiknya pilih daging putih, seperti ikan dan unggas, karena lebih rendah lemak dibandingkan daging merah.

Baca juga: 7 Makanan untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, Enak dan Bergizi

Selain lemak jenuh, lemak trans juga harus dihindari. Biasanya, lemak trans terdapat dalam makanan olahan dan makanan cepat saji.

Batasi asupan garam dan gula

Ketika memasak dan menyiapkan makanan, batasi penggunaan garam dan gula. Asupan garam dibatasi hingga kurang dari 5 gram atau satu sendok teh per hari.

Untuk mengurangi gula, minuman ringan dan minuman bersoda yang tinggi soda juga harus dihindari.

Pilihlah buah segar atau kacang-kacangan sebagai cemilan sehat dibandingkan makanan penutup yang manis namun berbahaya untuk kesehatan.

Hindari makan di luar

Makan di rumah dapat mengurangi tingkat kontak dengan orang lain sehingga dapat meminimalisasi kesempatan terpapar Covid-19.

Baca juga: 5 Makanan untuk Menambah Energi yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah

WHO menyarankan untuk menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain, jika terpaksa harus membeli makanan di luar rumah.

Pastikan makanan yang dibeli pun memenuhi syarat-syarat pola makan sehat dan seimbang menurut WHO untuk menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.