Kompas.com - 02/07/2021, 19:45 WIB
Ilustrasi isolasi mandiri. SHUTTERSTOCKIlustrasi isolasi mandiri.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.comIsolasi mandiri di rumah dilakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Meski tidak memiliki gejala, seseorang yang terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri di rumah agar orang-orang di sekitar tidak tertular.

Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc SpP(K), dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dari Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahawa orang yang positif Covid-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala wajib melakukan isolasi mandiri.

“Anda tidak dibolehkan isolasi mandiri kalau Anda sesak napas. Jadi, tolong dihitung frekuensi napasnya, dalam satu menit ada berapa tarikan napas. Kalau lebih dari 24 kali, itu tandanya Anda sesak dan harus ke fasilitas kesehatan,” ujar dr. Erlina dalam Webinar bertajuk “Isolasi Mandiri Pasien Covid”, Jumat, 2 Juli 2021.

Baca juga: Isolasi Mandiri, Begini Caranya Membuang Sampah Pasien Covid-19

Selain gejala sesak napas, menurut dr. Erlina, saturasi oksigen di bawah 94 persen juga merupakan tanda pasien Covid-19 harus dibawa ke fasilitas kesehatan.

Lebih lanjut, dr. Erlina memaparkan syarat seseorang bisa melakukan isolasi mandiri di rumah, yakni sebagai berikut:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Di rumah ada ruang sendiri yang terpisah dari orang lain.

2. Tidak serumah dengan anggota keluarga yang berisiko tinggi, seperti bayi, lansia, orang dengan sistem imun yang rendah, atau anggota keluarga yang mempunyai penyakit diabetes, hipertensi, dan jantung.

dr. Erlina mengatakan, jika tidak memenuhi dua kriteria tersebut, pasien Covid-19 tidak dianjurkan melakukan isolasi mandiri di rumah dan diminta untuk segera menghubungi fasilitas kesehatan.

Baca juga: Apa Saja Vitamin untuk Pasien Covid-19 yang Menjalani Isolasi Mandiri?

Bagi pasien Covid-19 yang menjalankan isolasi mandiri di rumah, dr. Erlina memaparkan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan setiap hari.

Berikut ini adalah 12 hal yang harus dilakukan setiap hari saat isolasi mandiri di rumah:

1. Buka jendela kamar agar sinar matahari dan udara masuk.

2. Berjemur selama 10-15 menit pada pukul 10.00-13.00 siang.

3. Pakai masker saat bertemu dengan keluarga atau orang lain di rumah.

4. Rajin cuci tangan.

5. Olahraga ringan secara rutin sebanyak 3-5 kali seminggu.

6. Makan dengan gizi yang seimbang sebanyak 3 kali sehari.

7. Cuci pakaian kotor secara terpisah

8. Bersihkan kamar

Baca juga: Panduan Isolasi Mandiri di Rumah: Kenali Gejala, Lama Perawatan, dan Terapi yang Diperlukan

9. Gunakan alat makan sendiri

10. Periksa suhu tubuh.

11. Periksa saturasi oksigen.

12. Tidur di kamar pribadi yang terpisah dari anggota keluarga lain.

“Isolasi mandiri sebenarnya adalah me time. Manfaatkan dengan membaca buku, menulis jurnal, punya waktu ekstra untuk tidur, melakukan hobi,” kata dr. Erlina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.