Kompas.com - 18/06/2021, 08:02 WIB
Ilustrasi alis Ilustrasi alis

KOMPAS.com - Pernahkah terpikir mengapa manusia memiliki alis dan bulu mata? Yang jelas keduanya punya fungsi lebih dari sekedar hiasan saja.

Mengutip Live Science, Rabu (16/6/2021) kedua bagian tubuh itu punya tujuan utama untuk melindungi mata.

"Tujuan mereka adalah menjadi lapisan perlindungan lain untuk bola mata terhadap apa pun itu, mulai dari benda cair, padat, debu, hingga serangga," ungkap Dr.Stephanie Marioneaux, juru bicara klinis American Academy of Ophthalmology.

Baca juga: Cara Mengurangi Mata Minus Dengan Mudah

Menurut Marioneaux, alis akan melindungi mata dari keringat, hujan, ketombe yang jatuh ke wajah dengan cara menangkap atau menyerap materi. Sudut alis juga mengarahkan materi itu menjauh dari mata.

Alis juga memiliki beberapa fungsi lainnya. Seperti misalnya, alis sangat penting untuk ekspresi wajah dan mengkomunikasikan emosi halus.

Menurut sebuah pemodelan virtual 2018 yang terbitkan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution, alis mungkin juga telah berevolusi untuk memungkinkannya bergerak lebih ekspresif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu bulu mata juga memiliki fungsi perlindungan yang serupa namun dengan cara yang berbeda.

"Bulu mata hampir seperti kumis wajah. Mereka panjang dan sensitif. Saat sesuatu menyentuh mereka, itu memicu respon kedipan sebagai mekanisme pertahanan. Dan ini memberi Anda sedikit peringatan bahwa ada sesuatu di sekitar yang sebenarnya bisa melukai mata," kata Marioneaux.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Royal Science Interface menyebutkan, bulu mata juga bisa terkena cairan, debu, dan iritasi mata lainnya. Selain itu, bulu mata dapat membantu menjaga mata tetap lembab dengan membatasi penguapan.

Beberapa kondisi dapat menyebabkan seseorang kehilangan alis atau bulu mata. Salah satunya adalah kondisi alopecia yang dikenal sebagai kerontokan rambut yang merata.

Baca juga: Mengapa Bulu Mata Atas Lebih Panjang dari yang Bawah?

Terkadang bulu mata juga rontok karena alasan yang tak diketahui atau seseorang mungkin mencabutnya karena iritasi atau kecemasan. Semisal pada kasus orang dengan kondisi trikotilomania yang memiliki dorongan untuk mencabut rambut mereka.

Tiroid yang kurang aktif juga dapat menyebabkan alis menipis. Orang dengan lupus pun juga bisa memicu kerontokan pada alis atau bulu mata. Jadi jika memang menemui kondisi alis atau bulu mata menipis atau rontok, Marioneaux pun menyarankan untuk tak segan menemui dokter.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Kita
Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Oh Begitu
Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Oh Begitu
Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Oh Begitu
Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Oh Begitu
Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Oh Begitu
6 Tips Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan Tubuh

6 Tips Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan Tubuh

Oh Begitu
Pantai Alaska Diguncang Gempa M 7,8 Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Pantai Alaska Diguncang Gempa M 7,8 Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Oh Begitu
Syarat Rumah yang Bisa Dipakai Isolasi Mandiri Menurut Dokter

Syarat Rumah yang Bisa Dipakai Isolasi Mandiri Menurut Dokter

Oh Begitu
Satu Dosis Vaksin AstraZeneca 82 Persen Efektif Lawan Varian Beta dan Gamma

Satu Dosis Vaksin AstraZeneca 82 Persen Efektif Lawan Varian Beta dan Gamma

Oh Begitu
Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 36 Persen, Ini Penyebabnya

Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 36 Persen, Ini Penyebabnya

Oh Begitu
Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Ini Faktanya

Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Ini Faktanya

Oh Begitu
komentar
Close Ads X