Kompas.com - 16/06/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi telur ayam (Dok. Freepik/Jcomp) Ilustrasi telur ayam

KOMPAS.comTelur segar, walaupun dengan cangkang yang utuh dan permukaan cangkang yang bersih, mungkin mengandung bakteri Salmonella yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Maka dari itu, penanganan telur mentah sejak dibeli hingga siap disantap menjadi satu hal yang penting untuk diperhatikan.

Salmonella adalah salah satu kelompok bakteri yang banyak menyebabkan keracunan makanan. Orang yang terinfeksi Samonella biasanya akan mengalami diare, keram perut, muntah, dan demam. Gejala akan muncul 12 sampai 72 jam setelah terkena infeksi.

Pada beberapa orang, infeksi akibat Salmonella bisa menyebabkan gejala yang parah hingga harus dirawat di rumah sakit. Beberapa orang yang memiliki resiko tersebut adalah anak-anak, orang tua, ibu hamil, dan orang dengan imun sistem yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS.

Dilansir dari Food and Drug Administration, berikut adalah cara aman untuk menyimpan dan mengonsumi telur.

Baca juga: Daging Mentah Tidak Boleh Dicuci, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Membeli telur

Ketika membeli telur, pilihlah telur yang utuh dan tidak ada retak di cangkangnya. Ini akan meminimalisir kemungkinan Anda membeli telur yang terinfeksi.

Masa simpan telur

Telur mentah paling baik disimpan di kulkas dan aman di konsumsi hingga 3 minggu. Telur mentah yang akan disimpan di kulkas tidak boleh dicuci untuk mencegah kontaminasi silang. Telur harus langsung masuk ke kulkas setelah sampai rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Telur mentah juga bisa dibekukan jika Anda membutuhkan stok telur lebih lama. Namun, untuk membekukan telur mentah tidak boleh dibekukan di dalam cangkangnya. Kocok putih dan kuning telur menjadi satu dan simpan di dalam wadah tertutup.

Telur rebus, baik yang sudah dikupas atau belum, bisa dikonsumsi hingga 1 minggu setelah dimasak. Sedangkan sisa makanan yang mengandung telur dan didinginkan di dalam kulkas, bisa dikonsumsi hingga 3 sampai 4 hari.

Penyajian telur

Telur tidak direkomendasikan untuk disajikan dalam keadaan mentah atau setengah matang. Kondisi ini bisa meningkatkan resiko infeksi Salmonella. Semua makanan yang mengandung telur harus disajikan dalam keadaan matang.

Idealnya, telur harus dimasak hingga mencapai suhu 71 derajat Celcius. Namun, jika tidak memiliki termometer di rumah, cara sederhanya adalah memasak telur hingga semua bagiannya padat dan tidak cair lagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X