Kompas.com - 15/06/2021, 20:05 WIB
Ilustrasi isoman, siapa saja yang boleh isoman? ShutterstockIlustrasi isoman, siapa saja yang boleh isoman?

KOMPAS.com - Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat. Bahkan Juru Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebutkan bahwa di DKI Jakarta mengalami kenaikan kasus hingga 300 persen.

Ledakan COVID-19 di Jakarta diduga merupakan imbas dari liburan pascalebaran 2021. Sebagian besar kasus positif yang terjadi adalah cluster keluarga yang tinggal bersama atau saling mengunjungi ketika mudik libur lebaran lalu.

Wisma Atlet Kemayoran mencatat pasien positif COVID-19 yang dirawat per hari Selasa 15/6/2021 berada pada angka 5.453 pasien. Angka ini berarti bed occupancy rate-nya sudah mencapat 83,8 persen. Padahal batas aman BOR dari WHO adalah 60 persen.

Baca juga: Anak Terinfeksi Covid-19, Bagaimana Perawatan di Rumah Sakit?

Syarat orang yang boleh isoman

Lalu, jika rumah sakit penuh, apa yang bisa dilakukan? Jika Anda atau keluarga Anda ada yang terkonfirmasi positif COVID-19, Anda bisa mencoba isolasi mandiri di rumah. Namun untuk bisa melakukan isolasi mandiri atau isoman, Anda tidak bisa sembarangan. Berikut adalah syarat orang yang boleh isoman.

1. Orang yang positif tanpa gejala atau gejala ringan.

2. Orang dalam pemantauan. Orang yang kontak erat atau tinggal dengan orang terkonfirmasi positif dengan atau tanpa gejala demam harus melakukan isolasi mandiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Pemilik rumah yang ditempati dan warga sekitar setuju untuk menampung orang yang isoman.

4. Ruang isolasi terpisah dari penghuni lainnya. Boleh berada dalam satu rumah, namun, pasien yang sedang isoman harus memiliki kamar mandi dalam sendiri, dan akses untuk air bersih sendiri.

Baca juga: Isolasi Mandiri, Berapa Kadar Saturasi Oksigen Normal pada Pasien Covid-19?

5. Peralatan makan dan minum serta pakaian yang digunakan harus dicuci mandiri oleh orang yang isoman dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Ini merupakan langkah untuk mencegah orang rumah yang tidak isoman tertular virus corona.

6. Ruangan tidak menggunakan karpet. Penggunaan karpet bisa membuat droplet terperangkap dan mungkin menularkan ke orang lain jika ada yang masuk ke dalam ruangan, karena virus corona mampu bertahan hidup di permukaan benda hingga beberapa hari.

7. Tempat isolasi yang ditempati memiliki sirkulasi udara baik.

8. Mampu berkoordinasi dengan gugus tugas penanganan COVID-19 dan petugas setempat, seperti puskesmas, TNI, dan Polri.

9. Selain itu, jika Anda belum terkonfirmasi positif COVID-19 namun menunjukkan gejala-gejala ringan dari COVID, sebaiknya Anda melakukan isoman sambil berkoordinasi dengan petugas setempat.



Sumber Kompas.com,
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Kita
Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Oh Begitu
Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Oh Begitu
Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Oh Begitu
Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Oh Begitu
Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Oh Begitu
6 Tips Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan Tubuh

6 Tips Minum Kopi Agar Lebih Menyehatkan Tubuh

Oh Begitu
Pantai Alaska Diguncang Gempa M 7,8 Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Pantai Alaska Diguncang Gempa M 7,8 Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Oh Begitu
Syarat Rumah yang Bisa Dipakai Isolasi Mandiri Menurut Dokter

Syarat Rumah yang Bisa Dipakai Isolasi Mandiri Menurut Dokter

Oh Begitu
Satu Dosis Vaksin AstraZeneca 82 Persen Efektif Lawan Varian Beta dan Gamma

Satu Dosis Vaksin AstraZeneca 82 Persen Efektif Lawan Varian Beta dan Gamma

Oh Begitu
Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 36 Persen, Ini Penyebabnya

Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 36 Persen, Ini Penyebabnya

Oh Begitu
Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Ini Faktanya

Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Ini Faktanya

Oh Begitu
komentar
Close Ads X