Kompas.com - 15/06/2021, 16:00 WIB
Ilustrasi serangan jantung, jantung berdebar ShutterstockIlustrasi serangan jantung, jantung berdebar

KOMPAS.com - Serangan jantung merupakan kondisi darurat medis yang bisa menyebabkan kematian.

Kondisi ini sangat umum di Indonesia, dengan lebih dari 2 juta kasus per tahun. Bukan hanya menyerang populasi lanjut usia, tapi juga orang muda dan atlet.

Banyak diberitakan sebelumnya, atlet meninggal karena serangan jantung saat bertanding.

Lantas, bagaimana serangan jantung bisa menyerang atlet, padahal mereka selalu berolahraga?

Baca juga: Kronologi Markis Kido Meninggal Dunia, Sempat Terjatuh di Lapangan

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr Michael Triangto, Sp.KO menjelaskan, yang dimaksud olahraga adalah aktivitas fisik yang dilakukan dengan intensitas tinggi sampai badan merasa capai, pegal, berkeringat, lapar, dan tubuhnya sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika berolahraga, kita akan menggerakkan otot-otot tubuh.

"Otot-otot tadi membutuhkan supply darah untuk membawa oksigen, sehingga olahraga dapat dilakukan dalam waktu panjang seperti yang diinginkan," terang dokter Michael kepada Kompas.com, Selasa (15/6/2021).

"Untuk menjamin supply darah ke otot-otot yang bergerak tadi, tentunya dibutuhkan kerja jantung," imbuh dia.

Itu sebabnya, semakin berat olahraganya maka semakin berat pula kerja jantungnya.

Nah, jika seseorang berolahraga melampaui batas kemampuan, misalnya atlet yang ingin menang atau memperoleh medali, itu akan membuat jantung bekerja melampaui batasan kemampuan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X