Kompas.com - 13/06/2021, 11:01 WIB
Ilustrasi misi EnVision yang akan diluncurkan antara tahun 2031 dan 2033 newscientistIlustrasi misi EnVision yang akan diluncurkan antara tahun 2031 dan 2033

KOMPAS.com - Persaingan untuk eksplorasi luar angkasa makin nyata. Usai Badan Antariksa Amerika Serika (NASA) mengumumkan rencana keberangkatan misinya ke Venus awal Juni lalu, kini Badan Antariksa Eropa (ESA) juga tak mau kalah mengirimkan pengorbitnya ke planet yang sama.

Mengutip New Scientist, Jumat (11/6/2021) ESA akan mengirimkan pengorbit yang disebut EnVision untuk membantu mempelajari mengapa Venus sangat berbeda dari Bumi.

Baca juga: 3 Fenomena Langit Akhir Pekan Ini, Perhatikan Bintang Dekat Bulan Bisa Jadi Venus dan Mars

Namun misi utama EnVision adalah memahami bagaimana proses geologis di dalam Venus, seperti vulkanisme dan pelepasan panas dari interior planet yang telah memengaruhi atmosfer dari waktu ke waktu.

Nantinya EnVision akan membawa tiga instrumen ilmiah utama, radar sounder untuk memberikan wawasan tentang struktur bawah tanah planet, satu set spektrometer untuk memeriksa komposisi kimia permukaan dan atmosfer Venus, serta sistem radar tambahan untuk memetakan permukaan.

Sistem radar terakhir akan disediakan oleh NASA sebagai bagian dari kolaborasi antara kedua lembaga.

EnVision akan diluncurkan antara tahun 2031 dan 2033, tak lama setelah dua misi NASA – VERITAS dan DAVINCI+ – yang dijadwalkan lepas landas antara tahun 2028 dan 2030. Bersama-sama, ketiga misi ini akan memberi kita pandangan paling detail dan komprehensif tentang Venus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Armada misi kami yang berkembang akan memberikan wawasan kepada generasi mendatang tentang bagaimana lingkungan Venus bekerja," kata Günther Hasinger, direktur sains ESA, dalam sebuah pernyataan.

"Itu akan relevan di era di mana kita menemukan lebih banyak sistem eksoplanet yang unik," lanjutnya.

Hal ini penting, karena jika kita ingin menentukan apakah sebuah planet di luar tata surya kita mungkin layak untuk kehidupan, kita harus terlebih dahulu memahami mengapa tetangga terdekat kita tak bisa dihuni.

Baca juga: 7 Fakta Misterius Venus, Planet Terpanas di Tata Surya

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X