Kompas.com - 11/06/2021, 07:02 WIB


KOMPAS.com- Paleontolog menemukan dinosaurus berleher panjang di pedalaman Queensland, Australia. Dinosaurus ini punya tubuh yang luar biasa besar, ukurannya kira-kira setinggi gedung berlantai dua.

Peneliti mendeskripsikan jika dinosaurus yang masuk genus titanosaurus ini memiliki tubuh sepanjang lapangan basket dan setinggi gedung berlantai dua, yang diukur dari kaki hingga pinggulnya.

Hal tersebut membuatnya menjadi hewan terbesar yang pernah berjalan di Australia.

Mengutip Live Science, Kamis (10/6/2021) dinosaurus itu kemudian diberi nama Australotitan cooperensis atau yang berarti titan selatan yang berasal dari Cooper.

Nama tersebut mengacu pada Cooper Creek yang merupakan tempat ditemukannya dinosaurus. Tim kemudian menyebut Australotitan cooperensis dengan Cooper.

Baca juga: Fosil Dinosaurus di Argentina Berasal dari Keluarga Titanosaurus Tertua

 

Semasa hidupnya, peneliti memperkirakan jika Cooper setinggi sekitar 6,5 meter yang diukur dari kaki hingga pinggulnya.

Sementara panjangnya 30 meter jika diukur dari moncong sampai ke ujung ekornya. Sementara kemungkinan beratnya antara 25 sampai 82 ton.

Dinosaurus pemakan tanaman ini sebenarnya pertama kali ditemukan pada tahun 2004 oleh Sandy Mackenzie yang berusia 14 tahun.

Fosil dinosaurus raksasa itu berada di Formasi Winton, sebelah barat kota Eromanga.

Namun perlu waktu yang tak sebentar untuk menentukan fosil dinosaurus apa yang ada dihadapan para peneliti Australia ini.

Baca juga: Inilah 3 Dinosaurus Terbesar yang Pernah Menjelajah Bumi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Studi Ungkap Astronot Berisiko Alami Tulang Keropos Saat di Luar Angkasa

Studi Ungkap Astronot Berisiko Alami Tulang Keropos Saat di Luar Angkasa

Oh Begitu
Simbiosis Parasitisme: Pengertian dan Contohnya

Simbiosis Parasitisme: Pengertian dan Contohnya

Oh Begitu
Apa Itu Intrusi Air Laut?

Apa Itu Intrusi Air Laut?

Fenomena
Pesawat Ruang Angkasa China Berhasil Merekam Gambar Seluruh Permukaan Planet Mars, Seperti Apa?

Pesawat Ruang Angkasa China Berhasil Merekam Gambar Seluruh Permukaan Planet Mars, Seperti Apa?

Fenomena
5 Fakta Subvarian BA.4 dan BA.5, Karakteristik hingga Upaya Pencegahannya

5 Fakta Subvarian BA.4 dan BA.5, Karakteristik hingga Upaya Pencegahannya

Oh Begitu
5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

Oh Begitu
Beredar Kabar Hujan Salju di Indonesia pada 7 Agustus 2022, Benarkah?

Beredar Kabar Hujan Salju di Indonesia pada 7 Agustus 2022, Benarkah?

Oh Begitu
Siklon Tropis Chaba Diperkirakan Menguat 24 Jam ke Depan, Waspada Dampaknya

Siklon Tropis Chaba Diperkirakan Menguat 24 Jam ke Depan, Waspada Dampaknya

Fenomena
Fenomena Langit Juli 2022: Supermoon hingga 3 Asteroid Dekat Bumi

Fenomena Langit Juli 2022: Supermoon hingga 3 Asteroid Dekat Bumi

Fenomena
Anak Pendek Belum Tentu Stunting, Ketahui Ciri-cirinya

Anak Pendek Belum Tentu Stunting, Ketahui Ciri-cirinya

Kita
Tuberkulosis Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia, Menkes Jabarkan Upaya Penanganannya

Tuberkulosis Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia, Menkes Jabarkan Upaya Penanganannya

Kita
Lukisan 3 Sosok Misterius Berkepala Besar Ditemukan di Tanzania, Mengejutkan Arkeolog

Lukisan 3 Sosok Misterius Berkepala Besar Ditemukan di Tanzania, Mengejutkan Arkeolog

Oh Begitu
Layanan Operasi Bedah Robotik Jarak Jauh, Bantu Dokter Rawat Pasien di Daerah

Layanan Operasi Bedah Robotik Jarak Jauh, Bantu Dokter Rawat Pasien di Daerah

Oh Begitu
Sebanyak 30 Peneliti Indonesia Jalani Program Kepemimpinan Ilmuwan, Siapa Saja?

Sebanyak 30 Peneliti Indonesia Jalani Program Kepemimpinan Ilmuwan, Siapa Saja?

Oh Begitu
Angka Stunting Indonesia 24,4 Persen, 7 Provinsi Catat Kasus Tertinggi

Angka Stunting Indonesia 24,4 Persen, 7 Provinsi Catat Kasus Tertinggi

Kita
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.