Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rover Curiosity NASA Tangkap Awan Warna-warni di Mars, Ini Rupanya

Kompas.com - 31/05/2021, 17:03 WIB
Gloria Setyvani Putri

Penulis

KOMPAS.com - Foto ini mungkin mirip kartu pos dari suatu negara yang ada di Bumi. Namun, ini adalah foto awan dari planet Mars yang diabadikan oleh wahana penjelajah Curiosity milik NASA.

Gambar tersebut adalah kombinasi dari 21 foto yang diambil Curiosity baru-baru ini dari kawah Gale.

Wahana tersebut sengaja mengambil foto awan Mars untuk mempelajari jenis awan yang aneh di planet merah.

Dua tahun lalu (berdasar waktu Bumi), ilmuwan menyadari bahwa pembentukan jenis awan di Mars terjadi lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.

Baca juga: Wahana Mars Curiosity Milik NASA Selfie di Mont Mercou, Ini Fotonya

Nah, pada tahun ini Curiosity ditugasi untuk mengamati jenis awan awal di Mars.

Di Mars, awan diketahui muncul mulai akhir Januari, ketika robot pengamat langit mulai mendokumentasikan awan tipis kaya es yang menyebarkan sinar matahari dalam tampilan yang terkadang berwarna-warni.

"Saya selalu mengagumi warna-warna yang muncul. Kadang merah, hijau, biru, dan ungu," kata Mark Lemmon, seorang ilmuwan atmosfer dari Space Science Institute di Colorado dalam pernyataan NASA.

"Sangat menakjubkan melihat sesuatu bersinar dengan banyak warna di Mars."

Dilansir Live Science, Senin (31/5/2021), anehnya awan yang difoto Curiosity berada di ketinggian yang lebih tinggi di atmosfer Mars daripada awan yang biasanya dilihat para ilmuwan.

Biasanya, jika awan melewati Curiosity, strukturnya penuh dengan es air dan mengapung sekitar 60 kilometer di atas permukaan Mars.

Namun, NASA tidak menentukan ketinggian awan yang ditangkap oleh Curiosity baru-baru ini.

"Perbedaan tersebut mungkin mencerminkan komposisi yang berbeda, awan karbon dioksida beku atau es kering," menurut badan tersebut.

Para ilmuwan masih menduga-duga dan belum dapat memastikan itu apa.

Baca juga: Fenomena Cuaca di Mars, NASA Curiosity Tangkap Penampakan Setan Debu

Awan terlihat sangat cantik setelah matahari terbenam, ketika cahaya terakhir membuat kristal es bersinar.

Itulah sebabnya para ilmuwan menyebutnya noctilucent, atau bersinar di malam hari.

Curiosity dapat memantau awan noctilucent ini dengan kamera navigasi hitam-putih dan Mast Camera warnanya.

"Beberapa dari awan ini bahkan tampak sedikit berwarna-warni ketika partikel awan berukuran sangat mirip. Ini biasanya terjadi ketika awan baru saja terbentuk dan tumbuh dengan kecepatan yang sama," kata Lemmon.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Studi: Mimpi Buruk Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Autoimun

Studi: Mimpi Buruk Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Autoimun

Oh Begitu
Kenapa Kita Tidak Boleh Mengambil Cangkang Kerang dari Pantai?

Kenapa Kita Tidak Boleh Mengambil Cangkang Kerang dari Pantai?

Oh Begitu
Ilmuwan Cari Tahu Usia Lumba-lumba Lewat Kotoran

Ilmuwan Cari Tahu Usia Lumba-lumba Lewat Kotoran

Oh Begitu
5 Penyakit yang Menular dari Hewan ke Manusia

5 Penyakit yang Menular dari Hewan ke Manusia

Oh Begitu
Seberapa Bahaya Turbulensi Pesawat Terbang?

Seberapa Bahaya Turbulensi Pesawat Terbang?

Oh Begitu
Bagaimana Bahasa Berkembang?

Bagaimana Bahasa Berkembang?

Fenomena
Obat Penumbuh Gigi Segera Diuji pada Manusia

Obat Penumbuh Gigi Segera Diuji pada Manusia

Fenomena
Apakah Aturan Sebelum 5 Detik itu Benar? Sains Punya Jawabannya

Apakah Aturan Sebelum 5 Detik itu Benar? Sains Punya Jawabannya

Oh Begitu
Perubahan Iklim Terbukti Ganggu Kesehatan Saraf

Perubahan Iklim Terbukti Ganggu Kesehatan Saraf

Fenomena
Bagaimana Manusia Prasejarah Mengolah Logam?

Bagaimana Manusia Prasejarah Mengolah Logam?

Fenomena
Mengapa Kita Suka Bernyanyi di Kamar Mandi?

Mengapa Kita Suka Bernyanyi di Kamar Mandi?

Kita
Bisakah Evolusi Menghadirkan Kembali Dinosaurus?

Bisakah Evolusi Menghadirkan Kembali Dinosaurus?

Oh Begitu
Mengapa Beberapa Orang Bersikap Jahat di Internet? Psikologi Jelaskan

Mengapa Beberapa Orang Bersikap Jahat di Internet? Psikologi Jelaskan

Kita
Platipus Tidak Punya Perut, Kenapa Begitu?

Platipus Tidak Punya Perut, Kenapa Begitu?

Oh Begitu
Hewan Apa yang Tercepat di Lautan?

Hewan Apa yang Tercepat di Lautan?

Oh Begitu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com