KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi curah hujan tinggi yang berisiko banjir atau banjir bandang di hari-hari terakhir bulan Mei 2021 ini.
Sebelumnya BMKG mengatakan bahwa pada bulan Mei sebagian wilayah Indonesia sudah memasuki periode pergantian musim atau pancaroba, dari musim penghujan ke kemarau.
Kendati demikian, nyatanya curah hujan tinggi (lebih dari 150 mm per dasarian) masih terjadi di sejumlah wilayah selama dasarian II atau 10 hari kedua di bulan Mei 2021 ini.
Baca juga: Proses Terjadinya Hujan dan Penjelasannya Menurut Sains
BMKG menyebutkan, prediksi sirkulasi massa udara pada dasarian III atau 10 hari terakhir di bulan Mei 202 ada di atmosfer bawah yaitu anginnya sekitar 850 MB.
Aliran massa udara di seluruh wilayah Indonesia diprediksi didominasi angin timuran.
Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat perairan Sumatera bagian Utara.
Zona konvergensi diprediksi terjadi di wilayah Kalimantan Barat, Gorontalo, Maluku Utara dan Papua Barat.
Dengan begitu, BMKG mengingatkan berdasarkan prakiraan bulan Mei dasarian III 2021 ini, maka penting bagi masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap curah hujan pada kisaran tinggi.
Pada Mei Dasarian III umumnya diprakirakan curah hujan berada di kriteria rendah hingga menengah (0 - 150 mm/dasarian).
Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi (lebih dari 150 mm/dasarian) meliputi wilayah berikut:
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.