Kompas.com - 24/05/2021, 11:02 WIB
Para pasien Covid-19 di India yang juga terinfeksi jamur hitam atau Mucormycosis, dirawat di rumah sakit NSCB, Jabalpur, India, pada 20 Mei 2021. AFP PHOTO/UMA SHANKAR MISHRAPara pasien Covid-19 di India yang juga terinfeksi jamur hitam atau Mucormycosis, dirawat di rumah sakit NSCB, Jabalpur, India, pada 20 Mei 2021.

KOMPAS.com - Belum lama ini, pasien Covid-19 di India dikabarkan mengalami infeksi jamur hitam. Kini, kekhawatiran berkembang karena tumbuhnya infeksi jamur putih yang lebih mematikan.

Empat kasus infeksi jamur putih yang disebut kandidiasis, terdeteksi pada Rabu (19/5/2021) di sebuah perguruan tinggi kedokteran yang dikelola pemerintah di Patna, ibu kota negara bagian Bihar, yang mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Diberitakan The Independent, Sabtu (22/5/2021), jamur hitam yang dipicu Covid-19 telah merenggut lebih dari 200 nyawa dan menginfeksi setidaknya 7.000 orang di seluruh India.

Ini membuat kementerian kesehatan India meminta negara bagian untuk menyatakannya sebagai epidemi.

Baca juga: Bahaya Mukormikosis, Infeksi Jamur Hitam yang Dialami Pasien Covid-19 di India

Kepala mikrobiologi di Patna Medical College and Hospital (PMCH), Dr S N Singh, mengatakan kepada outlet media India bahwa keempat orang yang terinfeksi jamur putih menunjukkan gejala mirip virus corona tetapi belum ditemukan positif mengidap Covid-19 saat dites.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Singh mengatakan, pasien yang terinfeksi jamur putih mengalami kerusakan pada paru-paru, mirip dengan yang biasanya disebabkan infeksi Covid-19.

“Setelah jamur putih terdeteksi, pasien diobati dengan obat antijamur dan kondisinya membaik," kata Singh.

Dibandingkan infeksi jamur hitam, para pejabat mengatakan infeksi jamur putih lebih mudah menyebar ke bagian tubuh lain, termasuk kuku, kulit, perut, ginjal, otak, dan mulut.

Belum ada kasus jamur putih lain yang dilaporkan di seluruh India.

Seorang pejabat dari perguruan tinggi kedokteran yang sama mengatakan kepada wartawan bahwa tingkat saturasi oksigen pada satu dari empat pasien yang terdeteksi dengan jamur putih menurun.

Baca juga: Ratusan Pasien Covid-19 India Alami Mukormikosis, Infeksi Jamur Langka

“Pasien itu dirawat di rumah sakit swasta setelah menunjukkan gejala Covid-19. Dia dites negatif untuk Covid-19 tetapi paru-parunya terinfeksi. Oleh karena itu, kerabat membawanya ke sini. Kami melakukan beberapa tes dan mendeteksi jamur putih,” kata dokter PMCH.

Jamur putih diyakini lebih berbahaya bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah, termasuk pasien diabetes dan mereka yang menggunakan steroid untuk jangka waktu lama.

Steroid merupakan salah satu pengobatan untuk kasus Covid-19 parah yang digunakan di India.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.