Kompas.com - 23/05/2021, 09:02 WIB

KOMPAS.comEnergi matahari menawarkan alternatif sumber energi ramah lingkungan yang menjanjikan. Saat ini energi matahari telah banyak dimanfaatkan untuk kehidupan manusia.

Energi fosil perlahan mulai ditinggalkan karena ketersediaannya yang mulai menipis, serta emisi pembakarannya yang dianggap berperan dalam perubahan iklim global. Oleh karena itulah pengembangan energi matahari sebagai sumber yang baru sedang gencar dilakukan.

Pengembangan berkelanjutan menjadi salah satu agenda global yang diutamakan saat. Ini. Salah satunya tertuang di dalam Sustainable Development Goals by United Nations (SDGs).

Target nomor 7 dalam agenda global ini berkaitan tentang energi yang berisi bahwa semua orang harus bisa memiliki akses kepada energi yang terjangkau, bisa diandalkan, dan modern pada tahun 2030.

Baca juga: Darurat Kenaikan Suhu Bumi, Darurat Energi Terbarukan

Target ini dilatarbelakangi beberapa hal. Pertama, sebesar 13% populasi dunia belum mendapatkan akses listrik yang memadai. Selanjutnya, sebanyak 3 milyar orang masih bergantung pada energi dari kayu, arang, dan batubara untuk kebutuhan sehari-hari.

Alasan lainnya adalah energi merupakan penyumbang terbesar penyebab perubahan iklim global. Sekitar 60% emisi gas rumah kaca disebabkan karena penggunaan energi secara masif dan tidak ramah lingkungan. Alasan ini akan berkaitan dengan SDGs nomor 13 tentang menangani perubahan iklim global.

Maka dari itu penting sekali untuk mengembangkan energi terbarukan. Energi matahari dianggap bisa menjadi salah satu sumber energi yang ramah lingkungan, berdampingan dengan energi air, angin, dan panas bumi.

Dilansir dari Solar Magazine (19/5/2019), berikut manfaat energi matahari bagi kehidupan manusia.

Baca juga: Ahli Bikin Eksperimen Ekstrem, 40 Hari di Goa Tanpa Sinar Matahari

Biaya listrik lebih murah

Untuk dapat menikmati energi matahari, maka Anda hanya perlu memasang panel surya di rumah Anda. Anda tidak perlu banyak mengubah hal-hal yang berkaitan dengan listrik.

Walaupun pemasangan panel surya saat ini masih membuat Anda harus mengeluarkan biaya yang agak mahal, namun pemasangan panel surya terbukti mampu memangkas biaya listrik yang harus Anda bayarkan setiap bulannya.

Penggunaan energi matahari dengan panel surya di Indonesia paling banyak digunakan untuk water heater atau pemanas air dan lampu darurat.

Bentuk kontribusi Anda untuk menurunkan emisi karbon

Saat ini kesadaran penduduk bumi akan perubahan iklim global mulai meningkat. Semakin banyak yang sadar dampaknya pada bumi dan berusaha untuk melakukan perubahan mulai dari hal kecil.

SDGs ke 7 dan 13 bukanlah hal mudah yang bisa dilakukan oleh individu saja. Tetapi, harus dilakukan oleh seluruh penduduk bumi, serta didukung oleh pemerintah sebagai pemangku kekuasaan.

Dengan menggunakan energi matahari, Anda telah memenuhi tanggung jawab Anda sebagai penduduk bumi untuk mengurangi perubahan iklim global.

Baca juga: Mengenal 4 Jenis Gerhana Matahari dan Proses Terjadinya

Tidak tergantung aliran listrik dari pusat

Sebagian orang hanya bergantung pada sumber listrik biasa. Ketika sedang ada badai atau hujan lebat, aliran listrik biasanya akan diputus. Terkadang, mati lampu bisa merepotkan bila Anda sedang membutuhkan aliran listrik.

Anda tidak perlu merasa repot jika memiliki panel surya lalu mengalami mati lampu. Anda akan memiliki cadangan energi yang membuat Anda masih bisa menggunakan listrik tanpa bergantung aliran listrik dari pusat.

Peralatan tahan lama

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa pemasangan panel surya memang membutuhkan biaya yang cukup besar. Namun, ternyata panel-panel ini memiliki ketahanan yang lama sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk sering-sering menggantinya.

Baca juga: Apakah Black Hole Bermassa 100 Miliar Matahari Benar-benar Ada?

Bahkan, beberapa jasa penyedia layanan panel surya ada yang memberikan garansi panel hingga 25 tahun. Dengan begitu, Anda akan diuntungkan secara nilai ekonomis.

Sumber energi tidak terhingga

Panel surya memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi utamanya. Energi matahari saat ini tersedia dalam jumlah yang tidak terhingga dan tidak ada habisnya. Bahkan, energi matahari bisa menyediakan energi sebesar 10.000 kali lipat dari total energi yang dibutuhkan oleh manusia.

Tidak menyebabkan polusi

Panel surya sebagai pengolah energi terbukti tidak menyebabkan polusi apapun. Berbanding terbalik dengan pembakaran energi fosil yang tercatat mengeluarkan 21,3 milyar ton gas karbon dioksida ke atmosfer per tahunnya.

Baca juga: Hari Bumi: Masalah Kesehatan dan Krisis Iklim Harus Segera Selesai

Itu dia manfaat energi matahari untuk manusia. Anda siap beralih ke sumber energi yang ramah lingkungan?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.