Kompas.com - 22/05/2021, 20:02 WIB
Ilustrasi tsunami ShutterstockIlustrasi tsunami
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Tsunami merupakan gelombang air besar yang terjadi karena adanya gangguan di dasar laut seperti gempa bumi.

Saat terjadi tsunami, permukaan naik bisa naik belasan hingga puluhan meter yang menyebabkan banjir dengan kecepatan arus yang tinggi.

Banjir tersebut mampu menjangkau beberapa kilometer dari pantai sehingga dapat mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa.

Risiko terjadinya tsunami dapat dideteksi dengan sistem peringatan dini tsunami yang mengamati data perubahan air laut setelah terjadi gempa berkekuatan besar.

Institusi yang berwenang untuk memberikan peringatan tsunami adalah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca juga: Bukti Bencana Nuklir Paling Dahsyat, Chernobyl Diajukan Jadi Situs Warisan Dunia

Sebagaimana gempa bumi, belum ada ahli atau institusi yang mampu memprediksi dengan tepat kapan tsunami akan terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk meminimalisi korban jiwa, berikut adalah 10 langkah penyelamatan diri saat teradi tsunami, sebagaimana dilansir dari Buku Saku Tangkap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

1. Setelah terjadi gempa bumi hingga berdampak pada rumah, jangan berupaya merapikan kondisi rumah karena gempa susulan bisa saja terjadi

2. Ketika berada di rumah, tetap tenang dan segera mengarahkan keluarga untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi dan aman

3. Tidak semua gempa bumi memicu tsunami, namun jika ada peringatan bahaya dari pihak berwenang mengenai potensi terjadinya tsunami, segera menjauh dari daerah pantai

Baca juga: 4 Alasan Jangan Donasi Produk Susu untuk Korban Bencana di Pengungsian

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Vaksinasi Saja Tak Cukup Hentikan Pandemi | Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

[POPULER SAINS] Vaksinasi Saja Tak Cukup Hentikan Pandemi | Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

Oh Begitu
4 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Kembali Naik

4 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Kembali Naik

Oh Begitu
Dikira Penyendiri, Jerapah Ternyata Punya Kehidupan Sosial yang Kompleks

Dikira Penyendiri, Jerapah Ternyata Punya Kehidupan Sosial yang Kompleks

Oh Begitu
Siap-siap, 4 Planet Paling Terang Ini Terlihat di Bulan Agustus

Siap-siap, 4 Planet Paling Terang Ini Terlihat di Bulan Agustus

Oh Begitu
Gara-gara Perubahan Iklim, Penguin Kaisar Terancam Punah Tahun 2100

Gara-gara Perubahan Iklim, Penguin Kaisar Terancam Punah Tahun 2100

Fenomena
Studi: Risiko Pembekuan Darah akibat Covid-19 Jauh Lebih Tinggi Ketimbang akibat Vaksin AstraZeneca

Studi: Risiko Pembekuan Darah akibat Covid-19 Jauh Lebih Tinggi Ketimbang akibat Vaksin AstraZeneca

Oh Begitu
Efektivitas Masker Tergantung Jumlah Virus Corona, Benarkah? Ini Penjelasan Epidemiolog

Efektivitas Masker Tergantung Jumlah Virus Corona, Benarkah? Ini Penjelasan Epidemiolog

Oh Begitu
5 Vaksin Covid-19 dengan Efikasi Tertinggi di Dunia

5 Vaksin Covid-19 dengan Efikasi Tertinggi di Dunia

Oh Begitu
Sumber Daya Perairan Darat, Dikelola atau Menjadi Sumber Bencana?

Sumber Daya Perairan Darat, Dikelola atau Menjadi Sumber Bencana?

Oh Begitu
Obat Malaria Artemisinin, Berasal dari Ramuan Obat Tradisional Kuno China

Obat Malaria Artemisinin, Berasal dari Ramuan Obat Tradisional Kuno China

Oh Begitu
Pandemi Pengaruhi Kesiapan Nakes Memberikan Pelayanan ASI, Kok Bisa?

Pandemi Pengaruhi Kesiapan Nakes Memberikan Pelayanan ASI, Kok Bisa?

Kita
Perbedaan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah Vaksin dan Belum

Perbedaan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah Vaksin dan Belum

Oh Begitu
Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

Oh Begitu
Riset: Gejala Long Covid pada Anak Jarang Terjadi

Riset: Gejala Long Covid pada Anak Jarang Terjadi

Kita
Sudah Dinyatakan Sembuh dari Covid-19 tapi Masih Bergejala, Kok Bisa?

Sudah Dinyatakan Sembuh dari Covid-19 tapi Masih Bergejala, Kok Bisa?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X