Kompas.com - 20/05/2021, 19:32 WIB
Ilustrasi pisang. SHUTTERSTOCKIlustrasi pisang.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Pisang merupakan buah yang sangat lezat dan sehat. Berbagai nutrisi penting yang terkandung di dalam pisang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Nutrisi yang terkandung di dalam pisang baik untuk sistem pencernaan, kesehatan jantung, dan penurunan berat badan.

Selengkapnya, berikut adalah 7 manfaat pisang untuk kesehatan, sebagaimana dilansir dari Healthline, 18 Oktober 2018.

1. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Pisang yang berukuran sedang memiliki sekitar 3 gram serat sehingga pisang merupakan sumber serat yang cukup baik.

Pisang mengandung dua jenis serat utama, yakni pektin dan pati resisten. Serat makanan dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, salah satunya pencernaan yang sehat.

Baca juga: 5 Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan yang Telah Terbukti

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Menurunkan berat badan

Sebenarnya, belum ada penelitian yang secara langsung menguji efek pisang terhadap penurunan berat badan.

Namun, pisang memiliki beberapa atribut yang membuatnya menjadi makanan yang aman dikonsumsi saat diet.

Pisang memiliki kalori yang relatif lebih sedikit. Umumnya, pisang memiliki lebih dari 100 kalori yang sangat mengenyangkan.

3. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat pisang yang selanjutnya adalah menjaga kesehatan jantung karena buah yang satu ini mengandung cukup banyak kalium.

Mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meiliki risiko penyakit jantung hingga 27 persen lebih rendah.

Baca juga: 5 Manfaat Buah Tin, Tingkatkan Kesehatan Pencernaan hingga Anti Kanker

Selain itu, pisang juga mengandung magnesium dalam jumlah cukup yang juga penting bagi kesehatan jantung.

4. Mengandung antioksidan kuat

Pisang termasuk buah yang mengandung antioksidan kuat, termasuk dopamin dan katekin.

Antioksidan tersebut terkait dengan banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantun dan penyakit degeneratif.

5. Membuat kenyang lebih lama

Pisang mentah mengandung pati resisten, yakni sejenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna dan berfungsi seperti serat larut dalam tubuh.

Pisang yang matang dan berwarna kuning memiliki pati resisten dalam jumlah yang lebih sedikit, namun jumlah serat larut yang proporsional lebih tinggi.

Baca juga: 5 Manfaat Lidah Buaya, Bukan Sekadar Mengatasi Masalah Kulit

Baik pektin maupun pati resisten menawarkan efek pengurangan nafsu makan dan meningkatkan perasaan kenyang setelah makan.

6. Meningkatkan sensitivitas insulin

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa 15-30 gram pati resisten per hari dapat meningkatkan sensitivitas insulin hingga 50 persen dalam waktu 4 minggu.

Namun, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian terkait pisang dan sensitivitas insulin sebagai bukti.

Baca juga: Manfaat Bunga Rosella, Si Merah yang Kaya Antioksidan

7. Meningkatkan kesehatan ginjal

Kalium dalam pisang sangat penting untuk mengontrol tekanan darah dan fungsi ginjal yang sehat.

Sebuah studi selama 13 tahun pada wanita menunjukkan, mereka yang mengonsumsi pisang 2-3 kali per minggu memiliki risiko penyakit ginjal lebih kecil hingga 33 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.