Kompas.com - 20/05/2021, 13:01 WIB
Ilustrasi virus corona menyebabkan pembekuan darah. SHUTTERSTOCK/Design_CellsIlustrasi virus corona menyebabkan pembekuan darah.

KOMPAS.com - Peneliti menemukan kasus pertama Covid-19 yang menyebabkan pembekuan darah berulang di lengan pasien.

Menurut para peneliti dari Universitas Rutgers, New Jersey, laporan penelitian ini menunjukkan pengetahuan baru, tentang bagaimana kerusakan peradangan yang disebabkan oleh Covid-19 dapat bertahan dan bagaimana cara terbaik mengobati pembekuan darah berulang.

Sebelumnya sudah ada laporan pembekuan darah ekstremitas di area tubuh bagian bawah, yang terjadi pada pasien Covid-19.

Namun, kali ini adalah yang pertama diketahui Covid-19 memicu pembekuan darah ekstremitas di lengan atas.

Baca juga: Ilmuwan: Risiko Pembekuan Darah akibat Covid-19 Delapan Kali Lebih Tinggi dari Vaksin AstraZeneca

Melansir WebMD, pasien tersebut adalah seorang pria berusia 85 tahun aktif yang memiliki diagnosis pembekuan darah ekstremitas atas sebelumnya.

"Pasien datang ke dokter perawatan primernya dengan keluhan pembengkakan di lengan kiri dan dikirim ke rumah sakit untuk manajemen lebih lanjut, di mana dia didiagnosis dengan pembekuan darah di lengan atas dan infeksi Covid-19 tanpa gejala," kata salah satu pemimpin studi, Payal Parikh, asisten profesor kedokteran di Sekolah Kedokteran Rutgers Robert Wood Johnson, di New Jersey.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Parikh mengatakan, meski kadar oksigen pasien tidak berkurang, pasien tetap dirawat di rumah sakit untuk mendapat penanganan pembekuan darah vena dalam di ekstremitas atas.

Menurutnya, s eringkali pembekuan darah didahului oleh kondisi peradangan kronis yang diperburuk oleh imobilitas. Biasanya, pembekuan darah ini jarang terjadi pada pasien yang sehat dan aktif,

Selain itu, sebagian besar penggumpalan darah vena dalam juga terjadi di kaki. Hanya sekitar 10% dari pembekuan darah terjadi di lengan, dan dari kasus tersebut hanya 9% yang kambuh.

"Ini mengkhawatirkan, karena pembekuan darah bisa menyebar ke paru-paru dan bisa berakibat fatal. Komplikasi lain yang melumpuhkan termasuk pembengkakan yang terus-menerus, nyeri, dan kelelahan lengan," kata Parikh.

Baca juga: Ahli Jelaskan Mengapa Beberapa Vaksin Covid-19 Sebabkan Pembekuan Darah

Halaman:


Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X