Kompas.com - 18/05/2021, 08:02 WIB
Ilustrasi Bumi. Rotasi Bumi adalah gerak perputaran Bumi pada porosnya. Dampak rotasi bumi menyebabkan adanya perubahan waktu hingga terbentuknya siang dan malam. SHUTTERSTOCK/Jose L. StephensIlustrasi Bumi. Rotasi Bumi adalah gerak perputaran Bumi pada porosnya. Dampak rotasi bumi menyebabkan adanya perubahan waktu hingga terbentuknya siang dan malam.


KOMPAS.com- Rotasi merupakan gerak perputaran suatu benda pada porosnya seperti halnya roda yang berputar. Sehingga, rotasi bumi adalah gerak perputaran Bumi mengelilingi porosnya di Tata Surya. 

Gerakan ini disebut gerakan semu. Lewat rotasi bumi, kita sebenarnya terus berpindah posisi tanpa kita sadari.

Ujung dari poros rotasi Bumi dikenal sebagai kutub utara dan kutub selatan. Tegak lurus dengan poros rotasi Bumi, terdapat garis khayal yang dikenal sebagai ekuator atau khatulistiwa.

Durasi periode rotasi bumi

Peneliti di Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Dr Rhorom Priyatikanto dalam edukasi sains lapan menjelaskan, Bumi memerlukan waktu selama 23 jam 56 menit dan 4,09 detik untuk berotasi penuh 360 derajat.

Dengan durasi tersebut, maka umumnya dibulatkan menjadi 24 jam seperti perhitungan jam dalam waktu sehari-hari.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Bumi Super Baru Mengorbit Bintang Katai Merah

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

"Durasi tersebut dikenal sebagai periode sideris rotasi Bumi," jelas Rhorom.

Dengan periode rotasi Bumi itu, manusia yang ada di dekat ekuator, misalnya Pontianak, akan bergerak dengan kecepatan hampir 1.700 km per jam.

Sebaliknya, manusia di wilayah jauh dari ekuator tidak dapat merasakan gerak rotasi Bumi karena kecepatannya yang tidak berubah.

Namun demikian, manusia di wilayah jauh ekuator tersebut masih dapat melihat dampak dari rotasi Bumi ini.

Baca juga: Ahli Sebut Kehidupan di Bumi Berawal dari Sambaran Petir, Kok Bisa?

 

Dampak rotasi bumi pada kehidupan

Rhorom mengatakan, meskipun bukan dampak atau akibat yang memicu kerusakan, rotasi bumi memang memiliki beberapa dampak dalam kehidupan sehari-hari kita. Berikut beberapa dampak rotasi bumi pada kehidupan kita sehari-hari.

1. Terbentuknya siang dan malam

Melanjutkan persoalan wilayah dekat atau jauh dari ekuator di atas, dampak yang pertama ini berkaitan dengan wilayah yang berada jauh dari ekuator atau khatulistiwa.

Anda yang berada di wilayah jauh dari khatulistiwa akan dapat melihat dampak dari rotasi Bumi seperti gerak semu harian Matahari dan benda langit lainnya dari timur ke barat yang terus berulang.

Dari dampak rotasi bumi itulah manusia mengenal hitungan waktu, yakni kita sebut hari.

Baca juga: 42.000 Tahun Lalu Medan Magnet Bumi Terbalik, Ini Dampaknya?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X