Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/05/2021, 21:02 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber Healthline

KOMPAS.com – Penyakit asam urat disebabkan oleh penumpukan asam urat akibat terlalu banyak purin yang dipecah dalam tubuh.

Purin bisa berasal dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Oleh sebab itu, penderita asam urat wajib hati-hati dalam memilih asupan.

Makanan tinggi purin adalah makanan yang harus dihindari untuk mencegah naiknya kadar asam urat dalam darah.

Salah satu makanan yang disebut-sebut harus dihindari oleh penderita asam urat adalah telur.

Namun, benarkah telur berbahaya untuk penderita asam urat? Berikut adalah penjelasannya, dilansir dari Healthline, 26 April 2019.

Baca juga: 7 Obat Alami untuk Asam Urat, Ada Jahe hingga Seledri

Telur dan penyakit asam urat

Sebuah ulasan jurnal tahun 2015 menganalisis data dari Singapore Chinese Health Study untuk melihat bagaimana sumber protein yang berbeda memengaruhi flare-up pada peserta yang menderita asam urat.

Para peneliti tidak menemukan adanya hubungan yang signifikan antara risiko asam urat dengan konsumsi telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Dengan demikian, telur termasuk makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita asam urat.

Penderita asam urat harus menghindari daging merah karena kaya akan purin sehingga perlu memilih sumber protein lain yang rendah purin.

Untuk itu, telur adalah pilihan sumber protein yang baik dan tidak mengakibatkan kenaikan kadar asam urat.

Baca juga: Benarkah Kopi Bisa Turunkan Asam Urat Tinggi?

Menurut United States Department of Agriculture, telur yang berukuran besar mengandung 7,03 gram protein, 5,33 gram lemak, 0,40 gram karbohidrat, dan 0,21 gram gula.

Telur juga mengandung sejumlah mineral dan vitamin, di antaranya adalah kalium, fosfor, kalsium, vitamin A, vitamin D, dan folat.

Hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi telur adalah jenis bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan, yakni Salmonella.

Untuk mencegahnya, simpan telur dalam lemari es, masak telur hingga kuning telur mengeras, dan masak makanan yang mengandung telur hingga benar-benar matang.

Makanan untuk asam urat

Agar semakin yakin, konsultasikan kembali dengan dokter mengenai makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat.

Namun, umumnya, makanan yang aman untuk asam urat adalah ceri, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, telur, gandum utuh, kopi, dan teh.

Baca juga: 13 Manfaat Daun Salam, Atasi Asam Urat hingga Cegah Rambut Rontok

Sedangkan makanan yang harus dihindari di antaranya adalah jeroan, makanan olahan, daging merah, roti putih, pasta, nasi putih, kerang, serta makanan dan minuman manis.

Meski menghindari makanan kaya purin tidak langsung menurunkan kadar asam urat dalam darah tanpa pengobatan, setidaknya ini dapat membatasi tingkat keparahannya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Healthline
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com