Kompas.com - 12/05/2021, 08:02 WIB
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers di Geneva Association of United Nations Correspondents (ACANU), pada 3 Juli 2020. AFP PHOTO/POOL/FABRICE COFFRINIDirektur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers di Geneva Association of United Nations Correspondents (ACANU), pada 3 Juli 2020.

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Senin (10/5/2021), kasus Covid-19 dan kematian harian di dunia stagnan.

Kendati demikian, jumlah penambahan kasus harian masih terlalu tinggi dan meningkat di beberapa negara.

Pada pemaparan WHO terkait Covid-19 pada hari Senin (10/5/2021) di Jenewa, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, meski ada penurunan kasus Covid-19 di beberapa negara, penambahan 5,4 juta kasus baru dan hampir 90.000 kematian di seluruh dunia dalam seminggu terakhir adalah angka yang sangat tinggi.

Dia mengingatkan, jangan sampai kejadian serupa seperti sepanjang 2020 terulang.

Baca juga: WHO Klasifikasikan Virus B.1.617 India sebagai Variant of Concern, Ini Artinya

Tahun lalu, saat tren kasus Covid-19 di beberapa negara mengalami penurunan, masyarakat mengabaikan protokol kesehatan dan dengan cepat angka kasus kembali naik.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Tedros juga memaparkan bahwa kasus Covid-19 meningkat di Asia Selatan, khususnya India dan beberapa negara lain.

"WHO terus menggalang dana untuk memenuhi kebutuhan oksigen, alat pelindung diri, dan obat-obatan di wilayah tersebut," kata Tedros, seperti dilansir VOA News, Senin (10/5/2021).

Tedros mengatakan, vaksin mengurangi penyakit Covid-19 yang parah, kematian, dan bahkan mencegah penularan.

Namun, dia mengatakan, perbedaan akses ke vaksin di banyak negara menjadi salah satu tantangan terbesar untuk mengakhiri pandemi.

Berikut data perbedaan akses ke vaksin yang dipaparkan WHO:

Halaman:


Sumber VOA News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

Oh Begitu
Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Oh Begitu
5 Hal Penting yang Harus Diketahui tentang Covid-19 pada Anak

5 Hal Penting yang Harus Diketahui tentang Covid-19 pada Anak

Kita
7 Makanan untuk Kesehatan Jantung, Ada Sayuran hingga Ikan

7 Makanan untuk Kesehatan Jantung, Ada Sayuran hingga Ikan

Oh Begitu
Peneliti Temukan Fosil Mamalia Darat Terbesar di Dunia, Seperti Apa?

Peneliti Temukan Fosil Mamalia Darat Terbesar di Dunia, Seperti Apa?

Oh Begitu
Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan, Ini 5 Rekomendasi Organisasi Profesi Dokter

Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan, Ini 5 Rekomendasi Organisasi Profesi Dokter

Oh Begitu
Waspada Potensi Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Jawa Timur

Waspada Potensi Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Jawa Timur

Oh Begitu
4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Keluarga Isolasi Mandiri di Rumah

4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Keluarga Isolasi Mandiri di Rumah

Kita
Ahli Jelaskan 5 Alasan Situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia Saat Ini Mengkhawatirkan

Ahli Jelaskan 5 Alasan Situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia Saat Ini Mengkhawatirkan

Oh Begitu
13 Gejala Covid-19 pada Anak, Demam hingga Nafsu Makan Turun

13 Gejala Covid-19 pada Anak, Demam hingga Nafsu Makan Turun

Kita
Viral Matahari Terbit dari Utara di Jeneponto, Ahli Sebut Itu Kejadian Bingung Arah

Viral Matahari Terbit dari Utara di Jeneponto, Ahli Sebut Itu Kejadian Bingung Arah

Fenomena
Peneliti Ungkap Gejala Varian Delta yang Berbeda dari Gejala Klasik Covid-19

Peneliti Ungkap Gejala Varian Delta yang Berbeda dari Gejala Klasik Covid-19

Oh Begitu
7 Langkah Isolasi Mandiri di Rumah Agar Cepat Pulih

7 Langkah Isolasi Mandiri di Rumah Agar Cepat Pulih

Kita
Ikan dari Zaman Dinosaurus Ini Bisa Hidup Sampai 1 Abad, Hamil 5 Tahun

Ikan dari Zaman Dinosaurus Ini Bisa Hidup Sampai 1 Abad, Hamil 5 Tahun

Oh Begitu
Bisakah Kita Menghentikan Waktu? Ini Jawaban Para Ahli

Bisakah Kita Menghentikan Waktu? Ini Jawaban Para Ahli

Oh Begitu
komentar
Close Ads X