Kompas.com - 11/05/2021, 20:33 WIB
Ilustrasi bunga kantil atau cempaka putih shutterstockIlustrasi bunga kantil atau cempaka putih

KOMPAS.comAsam lambung tinggi beisa mneyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya. Nyeri di bagian perut, mual, hingga muntah bisa dialami. Asam lambung tinggi bisa dikarenakan telat makan, stress, infeksi bakteri, hingga tumor.

Sebagian besar kasus asam lambung tidak berbahaya. Namun, orang bisa terganggu aktivitasnya karena rasa tidak nyaman yang ditimbulkan. Tenang saja, ada banyak cara mudah atasi asam lambung, salah satunya dengan tanaman herbal.

Berikut rangkuman herbal yang membantu Anda untuk redakan asam lambung.

Teh herbal

Dilansir dari Medical News Today (30/3/2021), teh bisa meningkatkan sistem pencernaan dan meredakan gejala seperti mual dan pusing.

Baca juga: Kenali Penyebab Asam Lambung Tinggi dan Cara Mengobatinya

 

Selain itu, meminum secangkir teh juga bisa membuat Anda lebih tenang dan mengurangi stress. Stress merupakan salah satu pemicu asam lambung meningkat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anda bisa mencoba meminum teh chamomile dan teh hijau. Hindari meminum teh mint karena ini justru bisa memicu asam lambung Anda.

Makanan tinggi serat

Mengonsumsi makanan tinggi serat akan membuat seseorang kenyang lebih lama dan mencegah naiknnya asam lambung. Makanan tinggi serat yang baik dikonsumsi tubuh contohnya, gandum, oat, pasta gandum, beras coklat, kulit kentang, kacang-kacangan, dan brokoli.

Madu

Madu memilki efek melindungi lambung dengan menghambat pertumbuhan bakteri di lambung, serta menyembuhkan ulser peptik. Madu terbukti memiliki khasiat sebagai antiinflamasi, antibakteri, dan menyembuhkan luka.

Bunga kantil

Bunga kantil atau cempaka putih sering dikaitkan dengan segala sesuatu yang berbau mistis atau gaib. Namun ternyata, air rebusan bunga kantil dipercaya ampuh mengatasi masalah pada perut, termasuk asam lambung.

Buah dewandaru

Buah dewandaru atau sebagian orang mengenalnya dengan buah ceremai memiliki antioksidan tinggi dan berkhasiat mengurangi asam lambung. Buahnya kecil berwarna hijau, oranye, dan merah dengan rasa yang asam segar.

Kunyit putih

Kunyit putih adalah salah satu tanaman rimpang yang memiliki khasiat menetralkan asam lambung. Kunyit putih mengandung saponin, flavonoid, dan kurkumin yang baik untuk lambung dan saluran pencernaan.

Baca juga: Benarkan Penyakit Asam Lambung Bisa Sebabkan Kematian?

Daun pepaya

Daun pepaya mengandung flavonoid dan fenol yang jauh lebih tinggi dibandingkan buahnya. Kandungan ini terbukti memberi efek signifikan dalam menurunkan asam lambung. Rasanya pahit namun enak, membuat daun pepaya sering dijadikan sayur untuk dikonsumsi sehari-hari.

Selain menjaga asupan makanan Anda dan mengonsumsi herbal untuk asam lambung, Anda juga harus menjaga pola hidup sehat untuk mencegah asam lambung naik.

Istirahat yang cukup, makan teratur, berhenti merokok, dan hindari makan-makanan yang pedas akan sangat membantu Anda menjaga asam lambung tetap stabil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oxford Uji Obat Anti-parasit Ivermectin untuk Terapi Covid-19

Oxford Uji Obat Anti-parasit Ivermectin untuk Terapi Covid-19

Oh Begitu
Gejala Pembekuan Darah yang Jarang Terjadi Akibat Vaksin AstraZeneca

Gejala Pembekuan Darah yang Jarang Terjadi Akibat Vaksin AstraZeneca

Oh Begitu
Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Indonesia

Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Indonesia

Fenomena
[POPULER SAINS] Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PPSB, Bukan PPKM Mikro | Saat Ini Bumi Terjebak Panas

[POPULER SAINS] Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PPSB, Bukan PPKM Mikro | Saat Ini Bumi Terjebak Panas

Oh Begitu
Memudahkan Pasien, USAID dan Kemenkes Luncurkan Aplikasi Rujukan Pasien TBC oleh Apoteker

Memudahkan Pasien, USAID dan Kemenkes Luncurkan Aplikasi Rujukan Pasien TBC oleh Apoteker

Oh Begitu
Covid-19 Sebabkan Rambut Rontok, Benarkah?

Covid-19 Sebabkan Rambut Rontok, Benarkah?

Kita
5 Fenomena Ini Belum Diungkap oleh Sains, Salah Satunya Hutan Menari

5 Fenomena Ini Belum Diungkap oleh Sains, Salah Satunya Hutan Menari

Oh Begitu
Berusia 3200 Tahun, Kuil Ini Jadi Tempat Mempelajari Alam Semesta di Zaman Kuno

Berusia 3200 Tahun, Kuil Ini Jadi Tempat Mempelajari Alam Semesta di Zaman Kuno

Oh Begitu
Bukan Ivermectin, Ini Obat untuk Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO

Bukan Ivermectin, Ini Obat untuk Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO

Oh Begitu
Bantu Kendalikan Perubahan Iklim, Ini Kegiatan yang Bisa Kita Lakukan Sehari-hari

Bantu Kendalikan Perubahan Iklim, Ini Kegiatan yang Bisa Kita Lakukan Sehari-hari

Oh Begitu
Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua?

Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua?

Oh Begitu
5 Manfaat Berjemur untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Imun

5 Manfaat Berjemur untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Imun

Oh Begitu
Obat Ivermectin, Disarankan WHO untuk Terapi Covid-19 Hanya dalam Uji Klinis

Obat Ivermectin, Disarankan WHO untuk Terapi Covid-19 Hanya dalam Uji Klinis

Oh Begitu
Satu Lagi Manfaat Kopi, Turunkan Risiko Penyakit Lever

Satu Lagi Manfaat Kopi, Turunkan Risiko Penyakit Lever

Oh Begitu
Lawan Virus Corona, Peneliti Korea Selatan Coba Gunakan Bakteri

Lawan Virus Corona, Peneliti Korea Selatan Coba Gunakan Bakteri

Oh Begitu
komentar
Close Ads X