Kompas.com - 11/05/2021, 12:32 WIB
Seorang petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung berjalan melewati pasien virus corona Covid-19 di dalam ruang pertemuan yang sementara diubah menjadi pusat perawatan Covid di New Delhi pada 10 Mei 2021. ARUN SANKARSeorang petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung berjalan melewati pasien virus corona Covid-19 di dalam ruang pertemuan yang sementara diubah menjadi pusat perawatan Covid di New Delhi pada 10 Mei 2021.

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasi ulang varian tripel-mutan B.1.617 yang menyebar di India sebagai variant of concern atau varian yang memprihatinkan. Ini menunjukkan bahwa varian itu menjadi ancaman kesehatan global.

Dilansir CNBC International, Senin (10/5/2021), Maria Van Kerkhove, kepala teknis WHO untuk Covid-19 mengatakan, berdasarkan bukti studi menunjukkan bahwa varian yang dikenal sebagai B.1.617 telah menyebar lebih banyak daripada virus asli dan ada bukti yang menemukan virus mungkin dapat menghindari perlindungan vaksin.

Rincian lengkap dari B.1.617 akan dipaparkan dalam laporan mingguan pandemi yang keluar hari ini.

"Karena itu, kami mengklasifikasikan B.1.617 sebagai variant of concern di tingkat global,” katanya dalam konferensi pers.

Baca juga: Ada Lebih dari 6.600 Mutasi Virus Corona, Apa Semua Varian Berbahaya?

"Meskipun ada peningkatan penularan yang ditunjukkan oleh beberapa studi, kami memerlukan lebih banyak informasi tentang varian virus ini dalam semua garis keturunannya. Jadi, kami memerlukan lebih banyak pengurutan virus."

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pekan lalu, WHO mengatakan, setidaknya ada 10 varian virus corona di seluruh dunia yang masuk klasifikasi variant of interest atau varian minat, termasuk B.1.617.

"Varian B.1.617 sebelumnya diberi label variant of interest karena diperlukan lebih banyak penelitian untuk sepenuhnya memahami karakteristiknya," kata Van Kerkhove.

Dilansir dari The Straits Times, Senin (10/5/2021), WHO menyampaikan suatu varian Covid-19 dapat diklasifikasikan sebagai variant of concern jika menunjukkan setidaknya satu dari kriteria berikut:

  • Lebih mudah menular 
  • Menyebabkan penyakit yang lebih parah 
  • Secara signifikan mengurangi netralisasi oleh antibodi 
  • Virus dapat mengurangi efektivitas pengobatan, vaksin atau diagnosis

Dari 6.600 mutasi virus corona yang ada di dunia, kini ada 4 variant of concern yang sangat memprihatinkan dan dipantau WHO, yakni:

  1. Varian B.1.1.7 yang pertama kali terdeteksi di Inggris dan merupakan varian paling umum yang saat ini beredar di AS.
  2. Varian B.1.351 yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan.
  3. Varian P.1 yang pertama kali terdeteksi di Brasil.
  4. Varian B.1.617 yang menyebar luas di India dan memicu tsunami Covid-19 di negara itu.

Ilustrasi mutasi virus corona. Studi menemukan, virus corona telah bermutasi lebih dari 6.600 kali dan tidak semuanya bisa memicu gelombang baru.SHUTTERSTOCK/Lightspring Ilustrasi mutasi virus corona. Studi menemukan, virus corona telah bermutasi lebih dari 6.600 kali dan tidak semuanya bisa memicu gelombang baru.

Jangan kendur prokes

Menurut data kasus Covid-19 global yang dihimpun Worldmeters hingga Selasa (11/5/2021) siang, saat ini tercatat lebih dari 159,6 juta kasus dengan 3,3 juta orang di antaranya meninggal dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X