Kompas.com - 11/05/2021, 08:03 WIB
Ilustrasi astronot saat berada di luar angkasa. Astronot NASA paling berpengalaman soal isolasi dan karantina mandiri selama berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Ilustrasi astronot saat berada di luar angkasa. Astronot NASA paling berpengalaman soal isolasi dan karantina mandiri selama berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).


KOMPAS.com- Penjelajahan luar angkasa adalah impian umat manusia di Bumi. Sudah ada beberapa astronot muslim dunia yang menjalankan misi luar angkasa, namun tetap melaksanakan ibadahnya meski jauh dari Bumi.

Lantas, bagaimana menentukan arah kiblat shalat saat di luar angkasa?

Pembimbing dan Pendamping Forum Kajian Ilmu Falak (FKIF) Gombong dan Majelis Kajian Ilmu Falak (MKF) Kebumen, Jawa Tengah Marufin Sudibyo mengatakan pada dasarnya kehidupan umat Islam terpusat pada tiga hal.

Di antaranya kiblat dengan arahnya, sistem pembagian waktu untuk ibadah sehari-hari dan sistem penanggalan untuk menjalankan bulan-bulan kalender penting.

"Ketiga hal tersebut tetap krusial meskipun seorang Muslim sedang menjalani penerbangan antariksa," kata Marufin kepada Kompas.com, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Begini Cara Astronot Muslim Salat dan Puasa di Luar Angkasa

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Saat astronot Arab Saudi, Salman al-Saud mengangkasa di orbit rendah Bumi dalam misi luar angkasa STS 51-G bersama pesawat ulang-alik Discovery pada 17-24 Juni 1985, ia tetap menjalankan puasa Ramadhan dan merayakan Idul Fitri di langit.

Astronot muslim lainnya yang juga pernah melaksanakan ibadahnya di luar angkasa adalah Sheikh Muszaphar Shukor.

Astronot Malaysia ini adalah salah satu ilmuwan yang bergabung dengan para peneliti di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), mengangkasa bersama Soyuz TMA-11 pada 10-21 Oktober 2007.

Lantas, bagaimana para astronot muslim ini menentukan waktu shalat saat di luar angkasa?

Baca juga: Astronot Meninggal di Luar Angkasa, NASA Rencanakan Pemakaman Ekologis untuk Astronot

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X