Kompas.com - 08/05/2021, 20:33 WIB
Ilustrasi mata merah SHUTTERSTOCK Ilustrasi mata merah

KOMPAS.comMata merah merupakan penyakit ringan yang bisa menyerang siapa saja. Mata merah bisa terjadi karena seseorang terpapar iritan atau memiliki gangguan kesehatan tertentu.

Mata merah sebenarnya mudah ditangani. Bahkan pada sebagian kasus, mata merah akan hilang sendiri dalam waktu beberapa hari. Namun, jika gejala mata merah yang Anda rasakan ringan, Anda bisa mencoba beberapa cara mudah yang bisa dilakukan di rumah. Dilansir dari Health Line (4/9/2019), berikut cara mengatasi mata merah

Rajin cuci tangan

Yang pertama adalah rajin mencuci tangan. Terkadang orang sering tidak sadar mengucek-ngucek mata ata memegang area di sekitar mata dengan tangan yang kotor. Jika tidak rajin menjaga kebersihan tangan, ini bisa menyebabkan mata merah Anda tidak kunjung sembuh.

Kompres hangat pada mata

Kedua, kompres mata hangat. Anda bisa menggunakan kapas atau handuk kecil yang dicelupkan ke dalam air hangat, lalu kompres ke mata Anda yang merah selama kurang lebih 10 menit. Mata adalah area yang sangat sensitif dengan kulit yang lebih tipis. Pastikan suhunya tepat agar tidak terlalu panas dan tetap membuat Anda nyaman.

Baca juga: 7 Penyebab Mata Merah yang Ada di Sekitar Anda

Kompres dingin pada mata

Berbeda dengan kompres panas, kompres dingin bisa membantu meredakan gejala bengkak dan mata gatal akibat iritasi. Perhatikan suhu agar tidak terlalu dingin. Kompres yang terlalu dingin bisa menjadi masalah baru bagi mata Anda.

Gunakan kacamata

Langkah selanjutnya adalah menggunakan kacamata. Jika mata merah Anda disebabkan penggunaan lensa kontak, sebaiknya sementara Anda beralih menggunakan kacamata. Jangan menggunakan lensa kontak sebelum mata Anda benar-benar pulih.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beri mata Anda waktu beristirahat

Jika mata merah Anda disebabkan mata lelah, istirahatkan mata Anda terlebih dahulu. Biasanya ,mata lelah disebabkan terlalu lama memandang layar gadget. Ketika memandang layar, frekuensi mata berkedip akan menurun sehingga membuat mata kering dan cepat lelah.

Untuk menghindari mata lelah,Anda mungkin mau mencoba konsep 60-60-6. Setelah memandang layar gadget selama 60 menit, pandanglah benda lain selama 60 detik yang berjarak 6 meter.

Perhatikan asupan nutrisi

Menjaga asupan nutrisi terdengar mudah tapi dampaknya sangat besar bagi kesehatan mata Anda. Minum air yang cukup agar mata Anda tetap lembab. Selain itu, konsumsi makanan yang tinggi omega-3 yang bermanfaat untuk meredakan radang. Anda bisa mengonsumsi ikan kembung, salmon kacang-kacangan, atau suplemen omega-3.

Ganti make up mata Anda

Anda perlu mengganti produk make up mata Anda secara rutin. Bisa jadi make up mata yang Anda gunakan sudah kadaluarsa atau melewati masa guna nya sejak pertama dibuka. Selain itu, jangan saling meminjam make up mata dengan orang lain.

Baca juga: Mata Merah Pertanda Gejala Corona dan Berpotensi Menular

Jika mata merah Anda tampak tidak kunjung sembuh dan disertai gejala-gejala berat yang mengganggu, Anda perlu pergi berobat ke dokter spesialis mata.

Gejala berat yang mungkin menyertai mata merah Anda adalah mata merah lebih dari satu minggu, pandangan menjadi buram atau kabur, nyeri pada mata, sensitif terhadap cahaya, keluar cairan kental dari mata (belekan), sakit kepala, tidak bisa membuka mata, dan jika Anda mengonsumsi obat-obatan pengencer darah.

Bagaimana mencegah mata merah

Kebanyakan kasus mata merah disebabkan iritan yang bisa dicegah dengan menjaga kebersihan dan menghindari iritan yang bisa membuat mata merah. Cara mudah mencegah mata merah yang bisa Anda lakukan adalah mencuci tangan rutin dan setiap setelah kontak dengan benda-benda asing.

Baca juga: Memahami Kaitan Mata Merah dengan Gejala Covid-19 pada Anak

Mencuci tangan memang cara yang paling penting untuk menjaga kebersihan mata. Namun, selain itu, Anda juga harus memerhatikan agar Anda membersihkan make up mata setiap hari, tidak menggunakan lensa kontak terlalu lama, selalu mencuci tangan setiap sebelum menggunakan atau melepaskan lensa kontak, dan hindari kegiatan yang membuat mata lelah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Sebut akan Produksi 4 Juta Ivermectin Per Bulan, Bagaimana Potensinya untuk Covid?

Erick Thohir Sebut akan Produksi 4 Juta Ivermectin Per Bulan, Bagaimana Potensinya untuk Covid?

Oh Begitu
Mengenal Psoriasis, Penyakit Kulit Kering dan Menebal

Mengenal Psoriasis, Penyakit Kulit Kering dan Menebal

Kita
Ini Kata Ahli tentang Minum Obat untuk Cegah Efek Samping Vaksin

Ini Kata Ahli tentang Minum Obat untuk Cegah Efek Samping Vaksin

Kita
Hewan Ini Diprediksi Bakal Selamat dari Perubahan Iklim, Kok Bisa?

Hewan Ini Diprediksi Bakal Selamat dari Perubahan Iklim, Kok Bisa?

Fenomena
6 Manfaat Brokoli, Sayur yang Termasuk Super Food

6 Manfaat Brokoli, Sayur yang Termasuk Super Food

Oh Begitu
Tak Hanya Varian Delta, Mutasi Virus Corona Lain Juga Mengkhawatirkan

Tak Hanya Varian Delta, Mutasi Virus Corona Lain Juga Mengkhawatirkan

Oh Begitu
Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PSBB Ketat, Bukan PPKM Mikro

Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PSBB Ketat, Bukan PPKM Mikro

Kita
Hiu Terus Berenang Sepanjang Hidup, Begini Cara Mereka Istirahat

Hiu Terus Berenang Sepanjang Hidup, Begini Cara Mereka Istirahat

Oh Begitu
Studi: Varian Alpha dan Beta Tidak Sebabkan Viral Load Virus Corona Tinggi

Studi: Varian Alpha dan Beta Tidak Sebabkan Viral Load Virus Corona Tinggi

Fenomena
Bumi Terjebak Panas pada Tingkat Mengkhawatirkan, Studi Ini Jelaskan

Bumi Terjebak Panas pada Tingkat Mengkhawatirkan, Studi Ini Jelaskan

Fenomena
LIPI Deteksi 44 Kasus Covid-19 Varian Delta dari Sampel Karawang

LIPI Deteksi 44 Kasus Covid-19 Varian Delta dari Sampel Karawang

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Tercapainya Herd Immunity di Indonesia Masih Sangat Jauh | Cara Membersihkan Ginjal

[POPULER SAINS] Tercapainya Herd Immunity di Indonesia Masih Sangat Jauh | Cara Membersihkan Ginjal

Oh Begitu
Meski Jarang Terjadi, Sindrom Peradangan Bisa Menyerang Orang Dewasa Pasca Covid-19

Meski Jarang Terjadi, Sindrom Peradangan Bisa Menyerang Orang Dewasa Pasca Covid-19

Oh Begitu
Bahan Alami untuk Mengembalikan Indera Penciuman

Bahan Alami untuk Mengembalikan Indera Penciuman

Oh Begitu
Peneliti Sebut Pola Makan Bisa Pengaruhi Risiko Covd-19 Gejala Parah

Peneliti Sebut Pola Makan Bisa Pengaruhi Risiko Covd-19 Gejala Parah

Oh Begitu
komentar
Close Ads X