Kompas.com - 08/05/2021, 19:02 WIB
Ilustrasi skabies, penyakit kudis, penyakit kulit. WIKIMEDIA COMMONSIlustrasi skabies, penyakit kudis, penyakit kulit.


KOMPAS.com - Skabies atau dikenal juga dengan kudis adalah penyakit kulit yang menyebabkan rasa gatal di kulit. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi kutu atau tungau yang disebut Sarcoptes scabiei.

Tungau ini bersembunyi di lapisan atas kulit, menjadikan lapisan tersebut sebagai tempat tinggalnya dan bertelur. Jika tidak diobati, maka tungau ini dapat hidup di kulit Anda selama berbulan-bulan.

Mereka berkembang biak di permukaan kulit dan kemudian bersembunyi di dalamnya, lalu bertelur. Hal ini yang menyebabkan timbulnya ruam merah dan rasa gatal pada kulit.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), skabies atau kudis biasanya disebarkan melalui kontak langsung dari kulit ke kulit dengan penderita kudis.

Penyakit kudis dapat menyebar dengan cepat dalam kondisi di mana kontak tubuh sering terjadi. Institusi seperti panti jompo, fasilitas perawatan, dan penjara sering kali menjadi lokasi wabah kudis.

Baca juga: 3 Penyakit Kulit yang Muncul saat Musim Hujan, dari Kurap hingga Eksim

 

Penyebab skabies

Skabies atau kudis adalah penyakit kulit dari hasil serangan tungau kecil berkaki delapan. Tungau ini sangat kecil, sehingga Anda tidak dapat melihatnya di kulit Anda, tetapi Anda pasti dapat melihat efeknya.

Dilansir Healthline, Rabu (3/4/2019) tungau akan bersembunyi di lapisan atas kulit Anda untuk hidup dan mencari makan. Tungau betina akan bertelur.

Kulit Anda kemudian akan bereaksi terhadap tungau dan kotorannya yang kemudian dapat menimbulkan ruam merah dan gatal.

Tungau ini mudah ditularkan antar manusia. Kontak langsung kulit-ke-kulit adalah cara paling umum untuk menyebarkan infestasi. Tungau juga dapat menyebar melalui mebel, pakaian dan
seprai kasur.

Fasilitas tempat orang tinggal berdekatan satu sama lain seringkali berpotensi menyebabkan infeksi penyakit kulit seperti skabies atau kudis ini menyebar dengan mudah. 

Baca juga: Psoriasis: Gejala, Komplikasi, Faktor Risiko hingga Terapi Penyakit Kulit Autoimun

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.