Kompas.com - 07/05/2021, 16:03 WIB
Ilustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19 SHUTTERSTOCK/PALSANDIlustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19

KOMPAS.com - Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan di server pracetak medRxiv, orang yang mengalami efek samping tertentu setelah menerima vaksin Covid-19, seperti pembengkaan kelenjar getah bening, kemungkinan karena infeksi virus corona sebelumnya.

Efek samping vaksin Covid-19 yang umum, seperti demam, kelelahan, nyeri otot, dan nyeri sendi, juga umum terjadi pada mereka yang pernah mengalami infeksi Covid-19, tetapi bukan long covid.

Menurut peneliti, infeksi Covid-19 sebelum vaksin dikaitkan dengan peningkatan risiko pembengkakan kelenjar getah bening setelah menerima vaksinasi.

Baca juga: Studi Baru: 3 Vaksin Covid-19 Efektif Melawan Varian Baru Virus Corona

Melansir WebMD, para peneliti di tiga rumah sakit di Inggris Raya menyurvei petugas kesehatan setelah dosis pertama vaksin Pfizer. Di antara 974 petugas kesehatan yang disurvei, 265 melaporkan tes atau antibodi Covid-19 positif sebelum divaksinasi.

Peneliti mengungkapkan, wanita dan orang yang berusia lebih muda lebih mungkin melaporkan efek samping yang lebih banyak, tingkat keparahan yang lebih tinggi, dan durasi gejala yang lebih lama.

Hasil survei menunjukkan, sekitar 4 persen dari mereka yang telah pulih dari Covid-19 mengalami pembengkakan kelenjar getah bening setelah vaksinasi, dibandingkan dengan kurang dari 1 persen dari mereka yang tidak mengalami infeksi sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, 8 persen dari mereka yang pernah terinfeksi Covid-19 melaporkan demam sebagai efek samping, dibandingkan dengan 2 persen dari mereka yang tidak pernah terinfeksi.

Nyeri otot dan kelelahan juga dilaporkan lebih sering terjadi. Sekitar 30 persen dari mereka yang pernah terinfeksi Covid-19 melaporkan nyeri otot, dibandingkan dengan 15 persen yang tidak mengalami infeksi sebelumnya.

Sekitar 29 persen yang pernah tertular Covid-19 melaporkan kelelahan, dibandingkan dengan 20 persen yang tidak pernah tertular virus corona.

Sementara nyeri tempat suntikan dan gejala gastrointestinal hampir sama pada kedua kelompok.

Baca juga: Guru Susan Alami Guillain-Barre Syndrome Usai Vaksinasi, Benarkan akibat Vaksin Covid-19?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X