Kompas.com - 07/05/2021, 10:05 WIB
Seorang guru di SMAN 1 Cisolok bernama Susan Antela (31) mengalami kebutaan seusai divaksin Covid-19.



TRIBUN JABAR/M RIZAL JALALUDINSeorang guru di SMAN 1 Cisolok bernama Susan Antela (31) mengalami kebutaan seusai divaksin Covid-19.

KOMPAS.com - Guillain-Barre Syndrome (GBS) adalah penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf tepi yang terjadi secara cepat dan progresif.

Seorang guru di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang mengalami gejala kelumpuhan seusai disuntik vaksin Covid-19, telah didiagnosis Guillain-Barre Syndrome.

Perempuan bernama Susan Antela (31) yang tinggal di Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, itu mengalami lumpuh setelah mengikuti vaksinasi.

Baca juga: Seorang Guru Alami Guillain-Barre Syndrome Usai Vaksinasi, Benarkan akibat Vaksin Covid-19?

Dokter Spesialis Saraf di Primaya Hospital Karawang, Dr Henny Herawati SpS Neurologist mengatakan, bahwa hingga saat ini tidak bisa diketahui pasti apakah benar vaksinasi Covid-19 yang membuat Susan mengalami kelumpuhan.

"Kalau (lumpuh GBS) sama vaksin Covid-19 belum bisa dikaitkan, karena belum ada penelitiannya," kata Henny kepada Kompas.com, Kamis (5/5/2021).

"Untuk KIPI pada vaksin Covid-19 ini keterkaitannya dengan GBS belum bisa dibuktikan, mungkin diperlukan penelitian lebih lanjut," imbuhnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dijelaskan Henny, ada beberapa gejala yang bisa terjadi jika seseorang menderita GBS. Di antaranya seperti berikut.

- Sensai tertusuk jarum di jari tangan, kaki, pergelangan tangan atau pergelangan kaki

- Berjalan goyah

- Tidak mampu untuk berjalan atau menaiki tangga

- Adanya kelemahan atau rasa berat pada tangan dan kaki

- Kesemutan atau mati rasa pada kaki atau tangan

- Kesulitan dengan gerakan wajah, termasuk berbicara, mengunyah atau menelan

- Penglihatan ganda atau tidak mampu untuk menggerakkan mata

- Nyeri hebat yang mungkin terasa pegal, menusuk atau seperti kram dan mungkin lebih buruk di malam hari

- Kesulitan dengan kontrol kandung kemih atau fungsi usus

- Denyut jantung cepat

- Tekanan darah rendah atau tinggi

- Sulit bernapas

Kondisi kelemahan, rasa berat, dan kesemutan atau mati rasa akibat GBS ini, kata Henny, semakin lama akan semakin meluas dirasakan oleh pasien.

"Kelumpuhan itu sama saja dengan kelemahan," kata Henny.

Baca juga: Penyebab dan Gejala Sindrom Guillain Barre, Penyakit Lumpuh Guru Susan Usai Vaksinasi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X