Kompas.com - 07/05/2021, 06:00 WIB
Dalam file foto tanggal 29 April 2021 ini, kerabat menghindari sengatan panas dari beberapa tumpukan kayu pemakaman korban Covid-19 di sebuah krematorium di pinggiran New Delhi, India. AP PHOTO/AMIT SHARMADalam file foto tanggal 29 April 2021 ini, kerabat menghindari sengatan panas dari beberapa tumpukan kayu pemakaman korban Covid-19 di sebuah krematorium di pinggiran New Delhi, India.

KOMPAS.com - Pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyuarakan kepercayaan yang sangat rendah pada data yang diberikan oleh vaksin buatan China, Sinopharm.

Ini adalah sala satu berita populer Kompas.com edisi Kamis, 6 Mei 2021.

Selain soal data vaksin Sinopharm, dokter spesialis saraf menjelaskan tentang kondisi guru Susan yang disebut mengalami kelumpuhan setelah disuntik vaksin Covid-19. Dia mengalami penyakit bernama Gullain-Barre Syndrome.

Kemudian kondisi terkini Covid-19 di dunia hingga penyebab dan gejala asam urat juga menjadi berita populer lainnya.

Baca juga: [POPULER SAINS] 3 dari 10 Varian Covid-19 Paling Diperhatikan WHO Masuk Indonesia | Cumi-cumi Raksasa Legenda Kraken

Berikut ulasannya:

1. Kepercayaan WHO pada data vaksin Sinopharm rendah

Pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyuarakan kepercayaan yang sangat rendah pada data yang diberikan oleh vaksin buatan China, Sinopharm.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data yang diragukan terkait risiko efek samping yang serius pada beberapa pasian dan secara keseluruhan pada kemampuan Sinopharm mencegah Covid-19.

Dilansir Reuters, Rabu (5/5/2021), juru bicara WHO mengatakan bahwa dokumen tentang vaksin Sinopharm BBIBP-CorV adalah salah satu dari banyak sumber untuk membuat rekomendasi dan dijadwalkan akan dikeluarkan akhir pekan ini.

Namun pihak Sinopharm di Beijing, China tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar di luar jam kerja.

Kemanjuran vaksin dalam uji klinis Fase 3 multi-negara adalah 78,1 persen setelah dua dosis, kata dokumen itu. Ini sedikit turun dari efikasi 79,34 persen yang diumumkan China sebelumnya.

"Kami sangat yakin bahwa 2 dosis BBIBP-CorV manjur dalam mencegah orang dewasa terinfeksi Covid-19," kata dokumen itu.

"Namun analisis keamanan di antara peserta dengan penyakit penyerta terbatas, jumlah peserta dengan penyakit penyerta (selain obesitas) dalam percobaan Tahap 3 rendah."

Baca penjelasan selengkapnya di sini:

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Potensi Tsunami dari Gempa Maluku M 6,1 | Inti Bumi Miring, Dampaknya untuk Indonesia

[POPULER SAINS] Potensi Tsunami dari Gempa Maluku M 6,1 | Inti Bumi Miring, Dampaknya untuk Indonesia

Oh Begitu
Khawatir Kaki Bayi Berbentuk O, Perlukah Membedong Bayi Baru Lahir?

Khawatir Kaki Bayi Berbentuk O, Perlukah Membedong Bayi Baru Lahir?

Oh Begitu
Benarkah Singkong Mengandung Racun yang Berbahaya?

Benarkah Singkong Mengandung Racun yang Berbahaya?

Oh Begitu
8 Manfaat Mengganti Minuman Bersoda dengan Air Putih

8 Manfaat Mengganti Minuman Bersoda dengan Air Putih

Oh Begitu
Muncul Virus Corona Varian Delta Plus, Ahli Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Muncul Virus Corona Varian Delta Plus, Ahli Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Oh Begitu
Hati-Hati Menyimpan Makanan di 'Danger Zone'

Hati-Hati Menyimpan Makanan di "Danger Zone"

Oh Begitu
Begini Cara BMKG Menyebarkan Informasi Peringatan Dini Tsunami

Begini Cara BMKG Menyebarkan Informasi Peringatan Dini Tsunami

Oh Begitu
Fenomena Langka Alam Semesta, Astronom Temukan 3 Galaksi Bergabung

Fenomena Langka Alam Semesta, Astronom Temukan 3 Galaksi Bergabung

Fenomena
Berapa Besar Kekuatan Gempa Bumi yang Menyebabkan Tsunami?

Berapa Besar Kekuatan Gempa Bumi yang Menyebabkan Tsunami?

Oh Begitu
Varian Delta Lebih Menular dan Bisa Kelabui Sistem Kekebalan, Ini Penyebabnya

Varian Delta Lebih Menular dan Bisa Kelabui Sistem Kekebalan, Ini Penyebabnya

Oh Begitu
Bagaimana Mekanisme Peringatan Dini Tsunami di Indonesia

Bagaimana Mekanisme Peringatan Dini Tsunami di Indonesia

Oh Begitu
Apa yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi Jika Berada di Dalam Mobil Hingga Bangunan?

Apa yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi Jika Berada di Dalam Mobil Hingga Bangunan?

Oh Begitu
Suka Telur Setengah Matang? Ini Cara Aman Menyimpan dan Memasak Telur

Suka Telur Setengah Matang? Ini Cara Aman Menyimpan dan Memasak Telur

Oh Begitu
5 Langkah Evakuasi Peringatan Dini Tsunami di Masa Pandemi Covid-19

5 Langkah Evakuasi Peringatan Dini Tsunami di Masa Pandemi Covid-19

Oh Begitu
Ahli Ungkap 5 Hal yang Harus Dilakukan untuk Menghadapi Varian Delta

Ahli Ungkap 5 Hal yang Harus Dilakukan untuk Menghadapi Varian Delta

Oh Begitu
komentar
Close Ads X