Kompas.com - 06/05/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi gejala asam urat UnsplashIlustrasi gejala asam urat
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Asam urat merupakan produk limbah di dalam tubuh yang bisa menumpuk di persendian dan jaringan hingga menyebabkan masalah kesehatan.

Asam urat dihasilkan ketika tubuh memecah purin, yakni zat kimia yang secara alami terbentuk di dalam tubuh dan terdapat dalam beberapa makanan.

Ginjal akan menyaring asam urat dari darah dan mengeluarkannya dari tubuh melalui urin.

Namun, penumpukan asam urat bisa terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat dan tidak cukup banyak yang terbuang.

Terlalu banyak asam urat dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya kristal pada persendian dan jaringan yang mengakibatkan gejala peradangan dan penyakit asam urat.

Baca juga: 7 Pilihan Herbal untuk Menurunkan Asam Urat dalam Tubuh

Penyebab asam urat

Penyebab asam urat tinggi tidak selalu diketahui. Namun, faktor genetik dan gaya hidup bisa menjadi faktor risikonya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun penyebab asam urat tinggi yang umum diketahui adalah sindrom metabolik, minum alkohol, tekanan darah tinggi, konsumsi makanan tinggi purin, dan penggunaan diuretik.

Perlu dipahami bahwa adanya asam urat dalam darah adalah hal yang normal. Namun, jika kadar asam urat terlalu rendah atau terlalu tinggi, bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Bagi laki-laki, kadar asam urat rendah adalah di bawah 2,5 mg/dl, 2,5-7,0 mg/dl adalah kadar normal, dan di atas 7,0 mg/dl adalah kadar tinggi.

Bagi wanita, kadar asam urat rendah adalah di bawah 1,5 mg/dl, 1,5-6,0 mg/dl adalah kadar normal, dan di atas 6,0 mg/dl adalah kadar tinggi.

Baca juga: Apa Itu Purin, Zat yang Penderita Asam Urat Harus Tahu?

Gejala asam urat

Dilansir dari Medical News Today, 30 September 2020, kadar asam urat tinggi tidak selalu menimbulkan gejala.

Gejala mungkin muncul ketika kadar asam urat berada di atas kisaran normal dalam waktu yang lama.

Adapun beberapa gejala asam urat tinggi yang umum dirasakan adalah sebagai berikut:

1. Sendi terasa nyeri atau bengkak

2. Sendi terasa hangat saat disentuh

3. Kulit di sekitar persendian tampak mengkilap

Selain itu, gejala batu ginjal, yang juga bisa disebabkan oleh kadar asam urat tinggi, meliputi sakit punggung, sering buang air kecil, urin keruh, urin mengandung darah, mual, dan muntah.

Baca juga: Daftar Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Asam Urat

Untuk gejala asam urat rendah, sebenarnya lebih jarang terjadi dibandingkan asam urat tinggi.

Namun, seseorang dengan asam urat rendah bisa mengalami gejala seperti sering buang air kecil yang dapat menyebabkan dehidrasi jika tidak cukup minum air.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.