Kompas.com - 06/05/2021, 12:02 WIB
Pertarungan elang vs alap-alap. Sang alap-alap betina menukik untuk mengusir burung elang merah yang hendak merebut makanannya. Chris Skipper via BBC IndonesiaPertarungan elang vs alap-alap. Sang alap-alap betina menukik untuk mengusir burung elang merah yang hendak merebut makanannya.

KOMPAS.com - Sepasang burung alap-alap kawah (Falco peregrinus) tertangkap kamera saat sedang bertarung melawan burung elang merah (Milvus milvus) di udara guna melindungi anak-anak dan makanan mereka.

Keluarga burung alap-alap itu menetaskan empat anak pekan lalu di sarang mereka di Katedral Norwich, Inggris.

Fotografer alam liar, Chris dan Kim Skipper, menyaksikan ketika pasangan burung alap-alap itu bergantian mengalihkan perhatian si elang dari sarang mereka, dan menukik ke arah predator yang jauh lebih besar itu untuk mengusirnya.

Baca juga: Jaguar Bertarung Melawan Buaya dan Inilah Predator Pemenangnya

Chris Skipper mengatakan kemungkinan besar elang itu mengincar makanan yang ditinggalkan di sarang.

Chris dan istrinya telah memotret dan menulis tentang burung alap-alap di katedral selama lebih dari 10 tahun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melihat elang merah berputar-putar di atas puncak menara akan membuat orang tua baru itu khawatir, kata Chris.

Elang merah (kanan, dengan bentuk ekornya yang khas) mengitari sarang sementara alap-alap (bawah, gambar tidak fokus) mengeluarkan makanan dari sarangnya dan menaruhnya di puncak menara.Chris Skipper via BBC Indonesia Elang merah (kanan, dengan bentuk ekornya yang khas) mengitari sarang sementara alap-alap (bawah, gambar tidak fokus) mengeluarkan makanan dari sarangnya dan menaruhnya di puncak menara.

"Saya belum pernah melihat elang terbang begitu dekat dengan sarang di katedral. Masalahnya adalah si burung alap-alap jantan sedang sendirian dengan anak-anaknya pada saat itu," katanya.

Lebar sayap elang merah sekitar dua kali lipat dari alap-alap, dan tubuh alap-alap jantan lebih kecil dari betina. Jadi si elang jauh lebih besar.

"Si alap-alap jantan harus membuat keputusan dan dia tahu si elang mungkin menginginkan bangkai burung jalak yang ada di sarang untuk makanan anak-anaknya - si elang bisa saja mengambil anak-anak itu, tetapi bangkai tersebut makanan yang praktis," kata Chris.

Si alap-alap jantan membawa bangkai burung jalak itu ke puncak menara katedral.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Sebut Akan Produksi 4 Juta Ivermectin Per Bulan, Bagaimana Potensinya untuk Covid?

Erick Thohir Sebut Akan Produksi 4 Juta Ivermectin Per Bulan, Bagaimana Potensinya untuk Covid?

Oh Begitu
Mengenal Psoriasis, Penyakit Kulit Kering dan Menebal

Mengenal Psoriasis, Penyakit Kulit Kering dan Menebal

Kita
Ini Kata Ahli tentang Minum Obat untuk Cegah Efek Samping Vaksin

Ini Kata Ahli tentang Minum Obat untuk Cegah Efek Samping Vaksin

Kita
Hewan Ini Diprediksi Bakal Selamat dari Perubahan Iklim, Kok Bisa?

Hewan Ini Diprediksi Bakal Selamat dari Perubahan Iklim, Kok Bisa?

Fenomena
6 Manfaat Brokoli, Sayur yang Termasuk Super Food

6 Manfaat Brokoli, Sayur yang Termasuk Super Food

Oh Begitu
Tak Hanya Varian Delta, Mutasi Virus Corona Lain Juga Mengkhawatirkan

Tak Hanya Varian Delta, Mutasi Virus Corona Lain Juga Mengkhawatirkan

Oh Begitu
Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PSBB Ketat, Bukan PPKM Mikro

Epidemiolog Tegaskan Indonesia Butuh PSBB Ketat, Bukan PPKM Mikro

Kita
Hiu Terus Berenang Sepanjang Hidup, Begini Cara Mereka Istirahat

Hiu Terus Berenang Sepanjang Hidup, Begini Cara Mereka Istirahat

Oh Begitu
Studi: Varian Alpha dan Beta Tidak Sebabkan Viral Load Virus Corona Tinggi

Studi: Varian Alpha dan Beta Tidak Sebabkan Viral Load Virus Corona Tinggi

Fenomena
Bumi Terjebak Panas pada Tingkat Mengkhawatirkan, Studi Ini Jelaskan

Bumi Terjebak Panas pada Tingkat Mengkhawatirkan, Studi Ini Jelaskan

Fenomena
LIPI Deteksi 44 Kasus Covid-19 Varian Delta dari Sampel Karawang

LIPI Deteksi 44 Kasus Covid-19 Varian Delta dari Sampel Karawang

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Tercapainya Herd Immunity di Indonesia Masih Sangat Jauh | Cara Membersihkan Ginjal

[POPULER SAINS] Tercapainya Herd Immunity di Indonesia Masih Sangat Jauh | Cara Membersihkan Ginjal

Oh Begitu
Meski Jarang Terjadi, Sindrom Peradangan Bisa Menyerang Orang Dewasa Pasca Covid-19

Meski Jarang Terjadi, Sindrom Peradangan Bisa Menyerang Orang Dewasa Pasca Covid-19

Oh Begitu
Bahan Alami untuk Mengembalikan Indera Penciuman

Bahan Alami untuk Mengembalikan Indera Penciuman

Oh Begitu
Peneliti Sebut Pola Makan Bisa Pengaruhi Risiko Covd-19 Gejala Parah

Peneliti Sebut Pola Makan Bisa Pengaruhi Risiko Covd-19 Gejala Parah

Oh Begitu
komentar
Close Ads X