Kompas.com - 05/05/2021, 10:04 WIB
Ilustrasi manusia purba yang hidup dengan cara nomaden atau berpindah-pindah tempat. MediumIlustrasi manusia purba yang hidup dengan cara nomaden atau berpindah-pindah tempat.

KOMPAS.com - Penelitian baru terhadap fosil yang berasal dari era 3,67 juta tahun yang lalu mengisyaratkan manusia purba masih berayun di pepohonan, seperti yang dilakukan kera. Ini jauh setelah manusia purba ini bisa berjalan dengan dua kaki".

Kesimpulan ini didapat setelah tim ilmuwan dari Keck School of Medicine, University of Southern California, Amerika Serikat, menganalisis bagian atas tubuh dari fosil yang dikenal dengan nama Little Foot.

Hasil analisis mereka atas fosil Little Foot diterbitkan di jurnal ilmiah Journal of Human Evolution edisi April.

Ini adalah jenis analisis yang pertama sejak fosil tersebut ditemukan pada 1994.

Baca juga: Berusia 2 Juta Tahun, Inilah Rumah Hunian Tertua di Dunia

Kajian sebelumnya terhadap fosil ini menunjukkan bahwa spesies ini punya kemampuan untuk berjalan tegak, namun lengan — terutama pada bagian bahu — menunjukkan seperti kera.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kristian J. Carlson, penulis utama penelitian ini mengatakan penemuan ini adalah bukti terkuat tentang bagaimana manusia purba memanfaatkan lengan mereka lebih dari tiga juta tahun yang lalu.

"Ada bukti bahwa lengan nenek moyang kita pada 3,67 juta tahun yang lalu masih dipakai untuk menahan beban yang cukup berat saat bergerak di pepohonan, (misalnya) ketika memanjat atau menggantung di dahan," kata Carlson.

Carlson menambahkan dengan mencermati kera dan manusia yang hidup dewasa ini, morfologi dan fungsi Little Foot adalah model ideal untuk membandingkan nenek moyang manusia dan simpanse yang hidup tujuh hingga delapan tahun yang lalu.

Little Foot, yang digolongkan sebagai Australopithecus, memiliki tulang bahu yang ideal "untuk dipasangkan" dengan otot-otot yang berat dan tebal, seperti yang dipunyai gorila dan simpanse.

Bentuk tulang bahu ini kokoh dan karenanya bisa menopang berat badan saat bergerak dari satu pohon ke pohon lain.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X