Kompas.com - 23/04/2021, 21:00 WIB
Ilustrasi kunyit. PIXABAY/NIRMAL SARKARIlustrasi kunyit.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Kunyit biasanya digunakan sebagai bumbu dapur dan banyak ditemukan di hidangan khas Asia.

Aroma, rasa, dan warna kunyit yang pekat memberikan keunikan cita rasa pada berbagai makanan.

Tak hanya itu, kunyit juga umum digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Terdapat kandungan kurkumin kimiawi dalam kunyit yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan.

Selain itu, dilansir dari WebMD, kunyit juga banyak digunakan untuk mengatasi demam, depresi, kolesterol tinggi, dan gatal-gatal.

Baca juga: Simpang Siur Curcumin pada Jahe dan Kunyit Terkait Corona, Apa Manfaat Sebenarnya?

Beberapa orang menggunakan kunyit untuk mengatasi sakit maag, radang usus, meredakan stres, dan gangguan kesehatan lainnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, sejumlah manfaat kunyit masih belum mendapatkan bukti ilmiah yang kuat sebagai pendukung.

Dilansir dari Healthline, 13 Juli 2018, berikut adalah 7 manfaat kunyit untuk kesehatan yang telah terbukti.

1. Senyawa antiinflamasi

Kunyit memiliki sifat antiinflamasi yang kuat. Kurkumin dalam kunyit merupakan zat bioaktif yang melawan peradangan pada tigkat molekuler.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO: Varian Lambda Memiliki Beberapa Mutasi Virus Corona

WHO: Varian Lambda Memiliki Beberapa Mutasi Virus Corona

Fenomena
6 Makanan untuk Mengatasi Demam, Enak dan Sehat

6 Makanan untuk Mengatasi Demam, Enak dan Sehat

Oh Begitu
Varian Baru Covid-19 Ini Akhirnya Dilabeli WHO sebagai Varian Lambda

Varian Baru Covid-19 Ini Akhirnya Dilabeli WHO sebagai Varian Lambda

Fenomena
[POPULER SAINS] Ikan Coelacanth dari Zaman Dinosaurus Hamil 5 Tahun | Efektivitas Vaksin Covid-19 Lawan Varian Delta

[POPULER SAINS] Ikan Coelacanth dari Zaman Dinosaurus Hamil 5 Tahun | Efektivitas Vaksin Covid-19 Lawan Varian Delta

Oh Begitu
Kenapa Vaksin Covid-19 Menyebabkan Efek Samping? Begini Kata Ahli

Kenapa Vaksin Covid-19 Menyebabkan Efek Samping? Begini Kata Ahli

Oh Begitu
6 Cara Mengatasi Tubuh Lemas dan Mudah Lelah, Energi Kembali Pulih

6 Cara Mengatasi Tubuh Lemas dan Mudah Lelah, Energi Kembali Pulih

Kita
Cara Mengatasi Demam pada Anak dan Orang Dewasa

Cara Mengatasi Demam pada Anak dan Orang Dewasa

Kita
Gletser Kiamat Terbesar di Antartika Ini Diprediksi Segera Runtuh, Studi Jelaskan

Gletser Kiamat Terbesar di Antartika Ini Diprediksi Segera Runtuh, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Ketahui Apa Saja Pemicu Serangan Jantung saat Olahraga dan Ciri-cirinya

Ketahui Apa Saja Pemicu Serangan Jantung saat Olahraga dan Ciri-cirinya

Oh Begitu
Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Aceh hingga Laut Flores

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Aceh hingga Laut Flores

Fenomena
Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Yogyakarta hingga Kalimantan Tengah

Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Yogyakarta hingga Kalimantan Tengah

Fenomena
IDAI: Sekolah Tatap Muka Boleh Kalau Infeksi Covid-19 pada Anak di Bawah 5 Persen

IDAI: Sekolah Tatap Muka Boleh Kalau Infeksi Covid-19 pada Anak di Bawah 5 Persen

Oh Begitu
Ada yang Harum dan Ada yang Busuk, Mengapa Bunga-bunga Berbau?

Ada yang Harum dan Ada yang Busuk, Mengapa Bunga-bunga Berbau?

Prof Cilik
Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Oh Begitu
3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

Fenomena
komentar
Close Ads X