Kompas.com - 23/04/2021, 13:01 WIB
Rekonstruksi bahu fosil Little Foot. Fosil tersebut menunjukkan jika 3 juta tahun lalu nenek moyang manusia punya lengan kuat untuk bergelantungan di cabang pohon. iflscienceRekonstruksi bahu fosil Little Foot. Fosil tersebut menunjukkan jika 3 juta tahun lalu nenek moyang manusia punya lengan kuat untuk bergelantungan di cabang pohon.

KOMPAS.com - Sebuah fosil bagian bahu dari nenek moyang manusia menunjukkan bahwa sebelum sepenuhnya berjalan di tanah dengan dua kaki, tiga juta tahun lalu sebagian waktu manusia dihabiskan di pepohonan (arboreal).

Padahal di zaman itu, tubuh nenek moyang manusia telah beradaptasi untuk berjalan tegak.

Mengutip IFL Science, Kamis (22/4/2021) hal tersebut terungkap setelah peneliti menganalisis dari fosil terkenal yang bernama Little Foot.

Baca juga: Nenek Moyang Manusia Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus, Ini Buktinya

Seperti kita tahu, teori mengenai evolusi manusia menyebut jika kita bersepupu dengan kera. Tetapi kapan sebenarnya manusia menyimpang dari kera besar dan beralih ke kehidupan di darat, adalah salah satu pertanyaan terbesar yang belum terjawab dari evolusi manusia.

Sehingga mengetahui bagaimana peristiwa penting itu terjadi akan membantu kita memahami banyak hal tentang masa lalu manusia.

Sayangnya, peneliti hanya menemukan sejumlah kecil sisa-sisa fosil dari masa tersebut.

Salah satu fosil yang pernah ditemukan dan hampir lengkap adalah fosil yang diberi julukan Little Foot.

Fosil Little Foot memang sudah lama ditemukan, sekitar 27 tahun yang lalu. Tetapi, butuh waktu lama untuk mengangkat fosil dari batuan yang luar biasa keras untuk mengetahui usianya secara akurat.

Peneliti kemudian memperkirakan usianya berkisar antara 2 hingga 4 juta tahun.

Awalnya, peneliti mengira jika kaki kecil fosil ini dinilai cocok untuk berjalan tegak, menunjukkan bahwa pra-manusia berada di jalur menuju gaya hidup modern kita pada saat ini.

Baca juga: 2 Juta Tahun Lalu, Nenek Moyang Manusia Gemar Memanjat Pohon

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mencegah Hipertensi Sejak Dini Menurut Dokter

Cara Mencegah Hipertensi Sejak Dini Menurut Dokter

Kita
Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Oh Begitu
6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

Kita
Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Oh Begitu
Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Fenomena
Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Oh Begitu
Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Oh Begitu
Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Kita
[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

Oh Begitu
Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Oh Begitu
Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Kita
Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Kita
Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Fenomena
NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Fenomena
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.